Gunakan 4 Jenis Munisi, 9 MBT Leopard Yonkav 1 Jalani Boresighting dan Zeroing

ANGKASAREVIEW.COM – Untuk memastikan ketajaman akurasi tembakan kanon kendaraan tempur (ranpur), sembilan tank tempur utama (MBT) Leopard Batalyon Kavaleri 1 (Yonkav 1) Divisi Infanteri (Divif) 1 Kostrad menjalani boresighting dan zeroing dengan menggunakan empat jenis munisi.

Pusat Senjata Kavaleri (Pussenkav) Komando Pendidikan dan Latihan TNI AD (Kodiklatad) yang merupakan LKT satuan Kavaleri melaksanakan boresighting dan zeroing ini untuk mewujudkan efektivitas daya gempuran dan akurasi tembakan tank Leopard yang cepat, tepat dan akurat, sehingga meningkatkan kesiapan operasi.

Pelaksanaan boresighting dan zeroing MBT Leopard milik Yonkav 1 Divif 1 Kostrad ini digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja Palembang, yang dimulai 27 Juni hingga 3 Juli 2018.

BACA  Penerbal Rusia Modernisasi Pesawat Amfibi Gaek Be-12N

Kegiatan ini diikuti oleh 80 personel, terdiri dari 20 personel pendukung dan penyelenggara dari satuan Pusdikkav Pussenkav serta 60 personel pelaku dari Yonkav 1 Kostrad.

MBT yang menjalani boresighting dan zeroing ini terdiri dari lima unit MBT Leopard 2RI dan empat unit MBT Leopard 2A4. Sementara munisi yang digunakan adalah DM 11, DM 53, DM 78 dan RH 88 dengan jumlah keseluruhan 180 butir.

Baca Juga:

Intip Sangarnya Tampilan Corak Baru MBT Leopard 2Ri Yonkav 8 Kostrad

Batalyon Mandala Yudha Kostrad Dapat Tambahan 5 Unit MBT Leopard 2Ri

Menurut Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Danpussenkav) Brigjen TNI Ana Supriatna sebagai Pimpinan Umum Latihan, kegiatan boresighting dan zeroing dilakukan untuk menyesuaian dan mengoreksi kanon MBT Leopard.

BACA  5 C-130J, sang kuda beban udara baru AU Bangladesh

Boresighting adalah penyesuaian microwave atau antena radar menggunakan murni optic untuk menyelaraskan lubang pistol dan gunsight secara paralel. Sementara zeroing adalah menguji presisi tembakan kanon dengan menggunakan kertas target.

Yonkav 1Pen Kostrad

Boresighting dan zeroing perlu dilakukan karena setiap munisi memiliki pengaturan dan data tersendiri. Sehingga, nantinya data yang telah didapatkan akan di masukkan ke sistem penembakan pada MBT Leopard.

Komandan Latihan (Danlat) Kolonel Kav Joko Setiawan Sejati menjelaskan, sasaran yang harus dicapai meliputi dua aspek. Pertama, sasaran kuantitatif, yaitu terlaksananya boresighting dan zeroing sembilan unit ranpur MBT Leopard Yonkav 1 Kostrad. Kedua, sasaran kualitatif, yaitu tujuan tercapainya penyesuaian dan koreksi kanon Leopard serta tercapainya kemampuan melayani piranti tembak ranpur Leopard.

BACA  Wagner, Pasukan Bayangan Militer Kremlin di Suriah

(ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *