Erupsi Gunung Agung, Bandar Udara Banyuwangi Tutup Hingga Pukul 15.00 WIB

ANGKASAREVIEW.COM – Gunung Agung kembali menunjukkan aktivitasnya Selasa (3/7/2018) pagi ini sekitar pukul 4:13 WITA dengan menyemburkan abu vulkanik. Imbas dari fenomena alam tersebut, Bandar Udara Blimbingsari Banyuwangi ditutup hingga pukul 15.00 WIB.

Erupsi Gunung Agung di Bali yang terjadi pagi ini berdampak pada penerbangan, terutama di daerah sekitar Banyuwangi dan Jember. Akibatnya, terjadi penutupan Bandar Udara Blimbingsari Banyuwangi mulai pukul 3.40 WIB. Sedangkan Bandara Notohadinegoro Jember ditutup mulai pukul 05.48 WIB.

AirNav Indonesia menerbitkan dua NOTAM. NOTAM C7021/18 menerangkan bahwa Bandar Udara Banyuwangi hari ini tutup hingga pukul 9.00 WIB dan NOTAM C7023 menyatakan bahwa Bandar Udara Notohadinegoro Jember tutup hari ini hingga pukul 10.00 WIB.

BACA  Akan Diserahkan 21 Juni, Turki Sudah Kantongi Udangan Serah Terima F-35 dari Lockheed Martin

Menurut Manager Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait, penutupan ini dikarenakan angin bergerak ke arah Barat, sehingga kedua bandara tersebut terdampak.

Baca Juga:

Wings Air Maskapai Pertama yang Take off-landing di Bandar Udara Tebelian

Banyak Pembangunan Bandara, Timor Leste Akan Kirim Siswa Lagi Ke STPI Tahun Ini

Meski begitu, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali tidak terdampak erupsi gunung tersebut dan sampai saat ini masih beroperasi normal.

Beberapa saat lalu AirNav menerbitkan NOTAM C7024/18 yang menyebutkan bahwa penutupan Bandar Udara Banyuwangi diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB sebagai dampak erupsi Gunung Agung.

“Perpanjangan penutupan ini setelah melihat perkembangan sebaran abu vulkanik dan arah angin. Adapun Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali sampai saat ini masih beroperasi normal. Observasi akan dilakukan secara terus menerus dengan stakeholder penerbangan lainnya,” pungkasnya.

BACA  Intip Penampakan Luar dan Dalam Pesawat CN295 P-4501 Milik Polri

(ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *