Gerlach 4X4 Siap Berkompetisi dalam Pengadaan Ranpur Militer Slowakia

ANGKASAREVIEW.COM – Dalam pameran pertahanan IDEB 2018 yang berlangsung di Bratislava, ibu kota Slowakia pada 16-18 Mei lalu, perusahaan Zetor Engieering Slovakia (ZES) memamerkan rantis Gerlach 4×4 yang akan diikutkan dalam kompetisi pengadaan ranpur ringan untuk militer Slowakia.

Gerlach mulai dikembangkan dua tahun lalu. Proses perancangannya mendapat masukan langsung dari pasukan Slowakia yang pernah menggunakan ranpur sejenis (BAE RG-32M) saat bertugas menjaga perdamaian di Afghanistan dan Irak.

Konfigurasi Gerlach mengadopsi desain standar ranpur lapis baja beroda modern bersifat modular sehingga bisa dibuat berbagai macan versi. Mesin diletakkan di bagian depan. Sementara di bagian tengah adalah kompartemen awak dan di bagian belakang sebagai area kargo.

Gerlach bisa menampung empat sampai enam awak termasuk pengemudi. Berat kendaraan ini 12,5 ton dengan muatan hingga 1,5 ton. Berdimensi panjang 5,6 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 2,5 meter, dan kompartemen kargo di buritan memiliki volume 2,3 meter kubik.

BMPD livejournal

Untuk dapur pacu Gerlach mengandalkan mesin diesel berdaya 326 hp yang dikombinasikan dengan transmisi otomatis enam percepatan. Rantis ini mampu melesat pada kecepatan maksimum 110 km/jam di jalan datar. Kapasitas bahan bakarnya 220 liter untuk beroperasi hingga sejauh 800 km.

Untuk melibas medan kasar, Gerlach dilengkapi suspensi independen buatan AxleTech perusahaan asal Amerika Serikat. Menggunakan ban ukuran 14 R20 dengan sistem inflasi ban sentral (CTIS) yang dapat memompa atau mengempeskan roda sesuai kondisi jalan. Gerlach bisa mengarungi parit air selebar 1,2 meter tanpa persiapan.

Kabin Gerlach memberikan perlindungan balistik standar Level 1 STANAG 4569 yang sanggup bertahan dari tembakan senjata ringan kaliber 7,62 × 51 mm. Dapat juga dipasangi armor tambahan hingga Level 3 yang bisa memberikan perlindungan terhadap ancaman balistik amunisi jenis armor-piercing kaliber 7,62 × 51 mm.

BMPD livejournal

Untuk perlindungan terhadap ranjau, Gerlach memiliki desain lantai ganda dengan perisai berbentuk huruf V yang menawarkan perlindungan tingkat tinggi terhadap ledakan ranjau dan IED (Improvised Explosive Device) hingga Level 2a (setara 6 kg TNT) untuk konfigurasi standar dan opsional hingga Level 3a/3b.

Sebagai senjata bela diri di atas atap kompartemen pasukan dapat dipasangi berbagai jenis sistem senjata seperti senapan mesin kaliber 7,62 mm, kaliber 12,7 mm atau pelontar granat otomatis (AGL) kaliber 40 mm. Bisa juga mengadopsi sistem kubah dengan senjata yang dikendalikan menggunakan remote (RCWS).

Dalam kompetisi pengadaan 404 unit ranpur ringan bernilai 780 juta Euro ini, ZES menawarkan per unit Gerlach standar (tanpa sistem senjata) seharga 398 ribu Euro dengan syarat minumum untuk pembelian 100 unit. Gerlach juga akan bersaing dengan produk lokal lain yakni Aligator II Master 4×4 buatan Kerametal.

Zetor Engineering

Sebagai tambahan informasi, ada hubungan emosional antara Republik Ceko dan Slowakia. Kedua negeri serumpun ini resmi berpisah pada 1 Januari 1993 yang dikenal sebagai ‘perceraian beludru’. Sedangkan penamaan Gerlach diambil dari nama puncak tertinggi pegunungan Tatra yang berada di Slowakia berbatasan dengan Polandia.

ZES s.r.o adalah bagian dari Zetor a.s pabrik traktor pertanian asal Ceko. ZES mulai berdiri sejak tahun 2014 yang khusus bergerak dalam bidang industri kendaraan militer. Zetor a.s sendiri dimiliki oleh perusahaan induk HTC Investments asal Slowakia sejak tahun 2002.

RANGGA BASWARA SAWIYYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *