Gandeng Mahindra, ShinMaywa Jepang Buka Peluang Tawarkan US-2 ke AL India

ANGKASAREVIEW.COM – Industri pesawat Jepang, ShinMaywa, menggandengan Mahindra Defence dari India guna menawarkan pesawat amfibi US-2 kepada Angkatan Laut India.

Poin-poin kesepatakan yang akan dijajaki lebih lanjut antara lain adalah pembuatan pusat perawatan pesawat, pembuatan suku cadang pesawat, serta fasilitas perakitan untuk US-2.

Mahindra menerangkan, tidak menutup kemungkinan kedua perusahaan di masa depan akan mengembangkan varian lanjutan pesawat dua alam US-2 tersebut.

“Kemitraan ini sangat positif khususnya terkait pelayanan perawatan pesawat di sektor penerbangan militer India,” kata Ketua Mahindra Defence, SP Shukla.

Kerja sama Mahindra dan ShinMaywa merupakan yang pertama dilakukan. Hal ini dibangun karena India mensyaratkan sejumlah peraturan dalam mekanisme pembelian alutsista dari luar negeri. Antara lain, harus ada kerja sama dengan industri lokal dan harus mengikuti kampanye “Made in India”.

BACA  Black Eagle Off, Panita Singapore Airshow Minta JAT Tampil Tiap Hari

Bila hal ini terlaksana, ke depannya New Delhi akan banyak dilibatkan terkait pembuatan, pemeliharaan, dan pengoperasian US-2.

Berita Terkait: AG600 Sukses Terbang Perdana, Pesawat Amfibi Terbesar China

Dikutip dari FlightGlobal, pada 2014 AL India mencari 18 pesawat baru guna mengisi kebutuhan operasional mereka. Namun hingga saat ini belum ada pemesanan apapun terkait kebutuhan tersebut.

Pesawat amfibi US-2 terbang perdana pada 18 Desember 2003 dan mulai diperkenalkan secara luas tahun 2007. Pesawat ini merupakan peningkatan dari versi lama Shin Meiwa US-1A yang digunakan Pasukan Bela Diri Laut Jepang (JMSDF) sejak tahun 1970-an dan dipensiunkan pada lalu.

ShinMaywa US-2 menggantikan peran US-1 di JMSDF untuk fungsi pencarian dan pertolongan (SAR). Namun belum banyak unit pesawat ini yang dioperasikan oleh JMSDF.

BACA  UCAV Loyal Wingman AU Amerika Serikat XQ-58A Valkyrie Terbang Perdana

US-2 diawaki oleh 11 orang dan berkapasitas angkut 20 penumpang atau 12 tandu. RONI SONTANI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *