Qantas Ciptakan Sejarah Penerbangan Langsung Perth-London Pakai Dreamliner

ANGKASAREVIEW.COM – Maskapai negara Australia, Qantas, berhasil ciptakan sejarah baru penerbangan langsung Perth-London selama 17 jam 3 menit. Penerbangan QF9 menggunakan Boeing 787-9 Dreamliner ini menempuh jarak 14.498 km (9.009 mil).

Penerbangan tersebut juga sekaligus memupus penerbangan klasik “Rute Kanguru” dari Australia ke Inggris tahun 1947 yang harus ditempuh selama empat hari dengan tujuh kali pendaratan.

BBCRadio5

Dengan Boeing 787-9 yang memiliki tingkat efisiensi bahan bakar dua kali lipat dibanding B747 ini, Qantas berhasil mewujudkan ambisinya melayani jalur penerbangan ultra jarak jauh.

Dreamliner yang digunakan untuk membukukan sejarah baru penerbangan ini mengenakan corak (livery) khas dalam negeri yang dibuat oleh Studio Balarinji mengadaptasi karya seniman besar suku Aborigin, Emily Kame Kngwarreye.

BACA  Hercules Masih Perkasa, 179th Airlift Wing Terima Hasil Upgrade C-130H2

Pesawat yang diawaki 16 kru dan membawa lebih 200 penumpang ini tiba di Bandara Heathrow, London pada pukul 05.03 pagi waktu setempat, Minggu (25/3). QF9 terbang dari Perth pukul 18.48 waktu setempat pada Sabtu (24/3).

Qantas

“Ini benar-benar penerbangan bersejarah yang membuka era baru perjalanan. Untuk pertama kali, Australia dan Eropa dihubungkan dengan penerbangan langsung,” ujar Kepala Eksekutif Qantas Group Alan Joyce yang ikut dalam penerbangan.

Penerbangan pertama ini diawaki oleh empat pilot dengan pimpinan penerbangan Capt Lisa Norman. Tiga lainnya adalah pilot Jeff Foote serta kopilot Dave Summergreene dan Troy Lane.

Qantas

Penerbangan harian QF9 dimulai dari Melbourne ke Perth. Lalu setelah itu dilakukan penerbangan nonstop dari Perth ke London. Penerbangan kembali ke Australia dilaksanakan dengan nomor penerbangan QF10 pada pukul 13.30 waktu setempat.

BACA  Indonesia Dukung Kerja Sama Keselamatan dan Navigasi Penerbangan di Asia Pasifik
Qantas

Qantas menyatakan, penerbangan Perth-London menjadikan QF9 sebagai penerbangan terjauh ketiga maskapai komersial saat ini dan penerbangan terjauh pertama menggunakan 787. Penerbangan ini dibekali 92 ton (110.000 liter) bahan bakar. RONI SONTANI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *