Sepanjang Desember 2017, Tingkat Isian Penumpang SIA Group Meningkat 1.8%

ANGKASAREVIEW.COM – Sepanjang Desember 2017, tingkat isian penumpang (passenger load factor/PLF) maskapai penerbangan SIA Group meningkat 1.8 poin menjadi 84.7%. Sistem angkutan penumpang yang diukur dalam pendapatan penumpang tiap kilometer mengalami kenaikan sebesar 5.1% dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini melampaui pertumbuhan kapasitas (diukur dalam kilometer kursi yang tersedia) sebesar 2.9%.

Berdasarkan data yang Angkasa Review terima hari ini (Kamis, 18/1/18), tingkat isian penumpang Singapore Airlines meningkat sebesar 2.0 persentase poin menjadi 84.4%. Sistem angkutan penumpang mengalami peningkatan sebesar 3.1% dibandingkan tahun lalu, berlawanan dengan adanya peningkatan kapasitas sebesar 0.7%.

Seluruh tingkat isian penumpang membaik karena permintaan penumpang lebih kuat sepanjang periode akhir tahun. Kondisi persaingan tetap menantang, dengan fokus menyeimbangkan hasil terhadap beban, di tengah tekanan persaingan.

Baca Juga: Punya Armada Baru, Singapore Airlines Invasi London dan Hongkong

Sementara sistem angkutan penumpang SilkAir mengalami kenaikan sebesar 12.2% dalam periode yang sama tahun lalu (year-on-year), mengikuti pertumbuhan kapasitas sebesar 10.5%. Oleh karena itu, tingkat isian penumpang mengalami kenaikan sebesar 1.1 persen poin menjadi 76.6%. Hal tersebut disebabkan oleh pertumbuhan permintaan yang kuat di China dan Asia Tenggara. Pada bulan ini, SilkAir juga melakukan pemesanan ketiga armada pesawat 737 Max 8 armada.

Lain halnya denga Scoot yang mencatat pertumbuhan sistem angkutan penumpang sebesar 10.2%, melebihi ekspansi kapasitas sebesar 9.0%. Dikarenakan hal tersebut, tingkat isian penumpang meningkat sebesar 1.0 persen poin menjadi 88.7%, didorong dengan adanya pengembangan-pengembangan layanan di seluruh wilayah rute.

Tingkat isian penumpang pada rute yang terpilih ke India, China, Australia, dan rute kelima menuju Asia Utara terus mengalami peningkatan. Sepanjang bulan ini, Scoot memulai layanan penerbangan jarak jauh keduanya menuju Honolulu melalui Osaka, serta mengoperasikan layanan penerbangan langsung menuju Harbin. Pesawat kedua dari 12 armada A320 yang dialihkan ke IndiGo telah dikembalikan kepada Scoot, menjadikan armada pesawat berbadan sempit maskapai ini berjumlah 25 pesawat.

Baca Juga: SIA dan Air New Zealand Tingkatkan Frekuensi Penerbangan ke Auckland

Secara keseluruhan, tingkat isian kargo (cargo load factor /CLF) berada 1.9 persen poin lebih tinggi, dengan peningkatan lalu lintas kargo (diukur dalam kilometer-ton-angkutan) sebanyak 4.3% berlawanan dengan peningkatan kapasitas sebesar 1.5%. CLF mengalami peningkatan di seluruh wilayah, kecuali Amerika, seiring dengan permintaan melebihi perubahan kapasitas. FERY SETIAWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *