China perlihatkan DF-61, rudal balistik antarbenua baru, berjangkauan hingga 15.000 km

DF-61Via X

AIRSPACE REVIEW – Di antara keluarga rudal balistik Dongfeng (Angin Timur), DF-61 adalah yang terbaru dan merupakan rudal balistik antarbenua (ICBM).

Sosok DF-61 pertama kali diperlihatkan ke hadapan publik, saat dilibatkan dalam parade militer memperingati Hari Kemenangan ke-80 pada 3 September 2025 di Beijing.

Rudal jumbo dengan berukuran panjang sekitar 20 m tersebut, diangkut menggunakan kendaraan peluncur (transporter erector launcher/TEL) beroda 16 ban.

Detail teknis DF-61 masih dirahasiakan, namun diperkirakan memiliki jangkauan 12.000 hingga 15.000 km, dan dapat membawa hingga sepuluh kendaraan masuk kembali yang dapat ditargetkan secara independen (MIRV).

Rudal ini diperkirakan memiliki berat lepas landas kisaran 112-130 ton, dan membawa tiga hulu ledak 5 megaton atau hingga 14 hulu ledak yang lebih ringan.

Kesiapan operasional DF-61 masih belum diketahui pasti. Tidak seperti model DF-41, yang telah dikonfirmasi beroperasi pada tahun 2017.

Debut parade DF-61 menunjukkan penempatan rudal ini dalam formasi tempur Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLARF), tetapi apakah sistem ini akan menggantikan DF-41 masih belum diketahui.

Pengenalan DF-61 dilaksanakan saat periode percepatan ekspansi nuklir oleh PLARF.

Sebelumnya Departemen Pertahanan AS melaporkan pada Desember 2024 bahwa China memiliki lebih 600 hulu ledak nuklir operasional pada pertengahan 2024 dan memproyeksikan lebihi dari 1.000 hulu ledak nuklir pada 2030. (RBS)

You may also like...

1 Response

  1. waktu saya masih kecil, orang sering menyebut mesin dompeng untuk bahan olok olok, karena waktu itu mesin yanmar diyakini jauh lebih baik. waktu itu saya tidak tau apa itu dompeng
    tapi sekarang semua sudah berubah
    donfeng jelas menjadi kekuatan sekaligus ancaman nyata yg sangat serius
    #KERENSEKALEE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *