Proses sertifikasi, prototipe MC-21-310 Rusia telah mengumpulkan 74 jam terbang dalam 19 penerbangan uji
Rostec AIRSPACE REVIEW – Pesawat prototipe jet komersial MC-21-310 (nomor ekor 73055) yang dilengkapi dengan sistem dan peralatan buatan Rusia saat ini telah menyelesaikan 19 penerbangan dalam program uji sertifikasinya.
Total, jam terbang yang telah dikumpulkan mencapai 74 jam terbang, tulis Rostec dalam rilisnya pada 19 Agustus.
Program sertifikasi untuk versi substitusi impor sedang dilaksanakan di Lapangan Udara Zhukovsky di wilayah Moskow.
Pesawat 73055, yang dimodifikasi menjadi konfigurasi -310 di Pabrik Penerbangan Irkutsk selama tahun 2023-2024, melakukan penerbangan pasca-modifikasi pertamanya pada tanggal 29 April 2025.
Pada tanggal 7 Mei 2025, pesawat tersebut menyelesaikan penerbangan feri non-stop dari Irkutsk ke Kompleks Uji dan Pengembangan Penerbangan Yakovlev PJSC di Lapangan Udara Ramenskoye.
Setelah menyelesaikan uji penerimaan pabrik, pesawat tersebut memulai penerbangan sertifikasi untuk sistem substitusi impor pada 27 Juni.
“Sertifikasi akan dipercepat setelah MC-21 kedua bergabung dalam program pengujian. Jam terbang dan titik uji yang dibutuhkan akan didistribusikan di antara kedua pesawat. Proses pengujian komprehensif ini penting untuk memastikan keselamatan dan keandalan pesawat,” ujar perwakilan Rostec.
Pesawat 73055 ditenagai mesin PD-14 dan dilengkapi sistem avionik buatan Rusia, termasuk komputer penerbangan, konsentrator data, sistem navigasi, dan peralatan radio.
Pesawat ini juga dilengkapi unit daya bantu (APU) domestik, sistem pendingin udara, sistem tekanan kabin, sistem pencahayaan, panel kontrol sistem pesawat, dan komponen lainnya.
Secara total, lebih dari 70 komponen buatan luar negeri telah diganti dengan alternatif buatan Rusia. Peralatan asing hanya tersisa pada aktuator kontrol penerbangan, rem, dan generator.
Pada bulan Juli 2025, pesawat prototipe 73055 dan 73054 melakukan penerbangan formasi untuk mengevaluasi Sistem Penghindaran Tabrakan Lalu Lintas (TCAS) buatan Rusia.
Tujuan penerbangan tersebut adalah untuk membandingkan kinerja sistem Rusia yang terpasang pada 73055 dengan pesawat 73054, yang membawa peralatan serupa namun buatan luar negeri.
Pesawat 73055 saat ini sedang menjalani evaluasi sistem tenaga listrik, sistem navigasi inersia (INS), transponder kendali lalu lintas udara (ATC), jangkauan komunikasi radio, dan sistem pengumpan antena.
Selain itu, pesawat ini melakukan penerbangan di sepanjang jalur udara yang telah ditetapkan untuk memverifikasi fungsionalitas sistem navigasi, integrasi transponder dengan infrastruktur ATC, dan untuk menilai kinerja radar cuaca serta sistem komunikasi.
Uji terbang prototipe MC-21-310 lainnya, yaitu pesawat 73057, direncanakan segera dimulai.
Pesawat ini dilengkapi sistem eksklusif buatan Rusia, termasuk komponen asing yang masih terpasang pada pesawat 73055.
Sertifikasi diperkirakan selesai pada sepertiga akhir tahun 2026, setelah itu MC-21 akan memasuki layanan komersial. (RNS)

