FNSS dari Turkiye integrasikan turret Cockerill 3030 Belgia pada Pars Alpha 6×6

Pars Alpha 6X6FNSS

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan asal Turkiye FNSS hadir untuk pertama kalinya dalam Pameran Pertahanan dan Keamanan Internasional Spanyol (FEINDEF) pada 12-14 Mei 2025 di Madrid, Spanyol.

FNSS memboyong panser Pars Alpha 6X6, yaitu kendaraan pendukung tembakan (FSV) dan pengintaian yang awalnya dikembangkan untuk Angkatan Darat Turkiye.

Panser Pars Alpha 6X6 dirancang untuk beroperasi di berbagai kondisi medan dan iklim.

Kendaraan mampu mendaki gradien 70 derajat, melewati lereng samping 40 derajat, melintasi parit setinggi 1,5 m dan mengatasi rintangan vertikal setinggi 50 cm.

Kecepatan tertinggi kendaraan mencapai 115 km/jam dan memiliki jangkauan operasional sekitar 800 km.

Dimensinya yang kompak, membuat Pars Alpha 6X6 dapat dipindahkan lewat udara menggunakan pesawat angkut seperti Airbus A400M, Boeing C-17, dan Ilyushin Il-76.

Pars Alpha 6X6 menawarkan tingkat perlindungan yang baik buat awaknya, dapat bertahan dari gempuran peluru senapan serbu dan ledakan ranjau darat atau bahan peledak improvisasi (IED).

Kabin kendaraan dapat menampung enam orang, terdiri dari pengemudi, komandan, juru senjata dan tiga prajurit infanteri.

Turret Cockerill 3030 yang dipasang pada Pars Alpha 6X6 di FEINDEF merupakan bagian dari Seri 3000 John Cockerill Defense dari Belgia yang menampung dua orang (komandan dan juru senjata).

Sebagai senjata utamanya, Pars Alpha 6X6 dilengkapi kanon otomatis kaliber 30 mm MK44S atau jenis XM813 dengan sistem umpan dua drum yang membawa hingga 255 butir amunisi 30×173 mm.

Sedangkan persenjataan sekundernya mencakup senapan mesin koaksial 7,62 mm atau peluncur granat otomatis (AGL) 40 mm.

Turret ini dilengkapi pula dengan dua alat bidik komandan dan penembak yang identik, yang memungkinkan kemampuan ‘hunter/killer’ penuh. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *