Rusia terpantau gunakan sistem pengawasan dan pengintaian ringkas Sobolyatnik di palagan Ukraina
Zvezda News AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Muncul informasi dari sumber media sosial Rusia baru-baru ini tentang penempatan stasiun radar pengintai darat portabel 1L277 Sobolyatnik oleh pasukan Rusia di medan perang Ukraina.
Penggunaan radar dilaporkan di berbagai unit militer Rusia, salah satunya di arah Kupyansk.
Tentara Rusia yang bertugas di sana mengklaim bahwa radar tersebut telah menunjukkan kemampuan mendeteksi target bergerak dan statis hingga jarak 30 km.
Penggunaan radar Sobolyatnik ini secara terkoordinasi dengan operator drone, dengan fokus pada pengumpulan intelijen tentang cadangan dan peralatan Ukraina.
Upaya terkoordinasi ini menunjukkan penekanan pada pemantauan pergerakan militer Ukraina.
Selain pengawasan, radar juga digunakan dalam pengintaian artileri, membantu dalam mendeteksi dan melacak target untuk penyesuaian artileri, termasuk memantau jalur dan ledakan peluru.
Sobolyatnik, yang dikembangkan oleh Tula NPO Strela, bagian dari Almaz-Antey, pertama kali dipresentasikan pada pameran pertahanan MAKS-2013.
Ukuran yang ringkas dan beratnya hanya 36 kg, memungkinkan pemasangan dan waktu pembongkaran yang cepat dan dapat diangkut dan dioperasikan oleh dua orang saja. Radar dapat beroperasi terus menerus hingga 6 jam.
Radar Sobolyatnik memiliki pancaran antena yang dipindai secara elektronik untuk pemindaian area dan menggunakan sinyal pita lebar yang dibentuk secara digital untuk memberikan informasi target beresolusi tinggi.
Stasiun semikonduktor ini mampu memantau dalam radius 20-30 km dan dapat melacak hingga 20 target dengan akurasi 10 m.
Jenis target yang dapat dilacaknya mencakup objek bergerak seperti howitzer, tank, dan pengangkut personel lapis baja.
Selain itu memiliki kemampuan antibaterai untuk melacak lintasan proyektil dan menentukan lokasi peluncuran dan dampaknya.
Sistem Sobolyatnik juga telah diakui kemampuannya dalam mendeteksi kendaraan udara tak berawak (drone).
Radar canggih ini juga dapat mendeteksi manusia pada jarak hingga 7 km, tank pada jarak hingga 17 km, dan truk pada jarak hingga 20 km.
-RBS-

