Kuwait telah menerima 6 dari 28 Eurofighter Typhoon yang dipesan

Kuwait Eurofighter Typhoons (1)Leonardo/KUNA

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kuwait telah mendapatkan tambahan dua unit jet Eurofighter Typhoon. Kedatangan pesawat disambut di Pangkalan Udara Ali Al Salem pada 28 September.

Dengan tambahan ini Kuwait telah menerima enam dari 28 unit Typhoon yang dipesan.

Kuwait pada tahun 2016 menandatangani pengadaan 28 jet Eurofighter Typhoon dengan Leonardo dari Italia (konsorsium Eurofighter) sebagai kontraktor utama.

Dari 28 pesawat yang dipesan, 22 merupakan varian kursi tunggal dan 6 varian tandem.

Penerbangan feri kedua pesawat dari Italia didukung oleh pesawat tanker KC-767A milik Wing ke-14 Angkatan Udara Italia yang berbasis di Pratica di Mare.

Kuwait menerima dua Typhoon pertama pada Desember 2021 dan dua lainnya pada Maret 2022.

Program Eurofighter Kuwait merupakan bagian dari kolaborasi yang lebih luas dan lebih dalam antara Angkatan Udara Italia dan Angkatan Udara Kuwait. Mencakup operasi, pelatihan pilot, dan dukungan.

Program ini dikelola oleh konsorsium Eurofighter GmbH yang berpusat di Munich, Jerman. Konsorsium ini terdiri dari Airbus Defence & Space, Leonardo, BAE Systems.

Di sisi pemerintah, program ini dikelola oleh NATO Eurofighter & Tornado Management Agency (NETMA) yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan pengadaan angkatan udara dari empat negara peserta, yakni Italia, Inggris, Jerman, dan Spanyol.

Angkatan Udara Italia melakukan pelatihan terhadap penerbang dan teknisi Typhoon di Kuwait.

Selain Kuwait, terdapat delapan negara lain pengguna Typhoon, yaitu Jerman, Italia, Spanyol, Inggris, Austria, Kerajaan Arab Saudi, Kesultanan Oman, dan Qatar.

Hingga Juli 2022, Eurofighter telah mendapatkan 680 pesanan Typhoon dan 574 di antaranya telah dikirimkan kepada pelanggan.

-Kallmoz-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *