Filipina masih mencari pengganti jet latih SIAI-Marchetti S.211

PAF S.211 jetPAF

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Filipina (PAF) masih mencari pengganti pesawat jet latih subsonik SIAI-Marchetti S.211.

Pesawat buatan Italia ini telah sampai pada masanya untuk diganti setelah digunakan PAF sejak awal 1990-an.

Sambil menunggu pengganti, S.211 masih digunakan untuk pelatihan pilot dan misi dukungan lainnya.

Untuk jet supersonik sendiri PAF telah menerima 12 unit FA-50PH buatan Korea Aerospace Industries (KAI).

“S-211 sekarang digunakan untuk pelatihan pilot pesawat tempur, dukungan udara jarak dekat dan patroli maritim di atas KIG (Kalayaan Island Ground),” kata Juru Bicara PAF Kolonel Maynard Mariano.

PAF memperoleh sekitar 25 S.211 pada 1990-an, tetapi karena masalah umur dan kurangnya suku cadang maka kesiapan jumlah pesawat ini pun menurun menjadi sekitar tiga hingga lima unit saja.

Setelah PAF memensiunkan armada F-5 buatan AS, S.211 berfungsi sebagai satu-satunya pesawat tempur PAF.

S.211 memiliki konfigurasi kursi tandem untuk instruktur dan siswa pilot.

Pesawat memiliki kecepatan jelajah sekitar 667 km/jam (360 knot) dan dapat membawa senjata, roket, serta bom secara terbatas.

Prototipe pertama S.211 terbang perdana pada 10 April 1981. Pesawat mulai digunakan dalam layanan dinasnya pada 1984.

Selain Angkatan Udara Filipina, Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) juga pernah mengoperasikan 32 unit pesawat ini.

Dari jumlah itu, sebanyak 24 unit dirakit di dalam negeri Singapura oleh Singapore Aircraft Industries.

-Poetra-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *