Bergabung dengan Freya pan-Eropa, Ukraina kembangkan rudal pencegat berbiaya rendah
Fire Point AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Ukraina, Fire Point, telah bergabung dengan koalisi rudal antibalistik (anti-ballistic missile coalition/ABMC) dan meluncurkan proyek pertahanan rudal balistik pan-Eropa yang disebut Freya.
Tujuan dari proyek Freya adalah untuk menciptakan sistem pertahanan udara dan rudal terpadu yang berfokus pada pencegahan terhadap serangan rudal balistik.
Prinsip desain intinya adalah penggunaan teknologi sumber terbuka untuk meminimalkan ketergantungan pada vendor, bersifat independen dari produsen komponen tunggal mana pun.
Selain itu proyek Freya bertujuan untuk menghasilkan sistem pencegat berbiaya murah dan dapat diproduksi dalam jumlah besar.
Rudal pencegat yang menjadi pusat sistem ini adalah FP-7.x yang ringan dan kompak serta dibangun menggunakan material komposit.
Untuk spesifikasinya, FP-7.x memiliki panjang 7,25 m, diameter badan rudal 53 cm. dengan berat sekitar 1.900 kg.
Rudal dapat meluncur dengan kecepatan antara 1.500 hingga 2..000 m/detik atau setara dengan 4,4 – 5,9 Mach. Kecepatan tinggi ini diperlukan untuk mencegat rudal balistik selama fase akhirnya.
FP-7.x dilengkapi dengan panduan citra inframerah dan teknologi pencari pelacak semi aktif yang dipasok oleh Diehl Defence, sebuah perusahaan pertahanan Jerman.
FP-7.x juga mengintegrasikan komponen dari berbagai pemasok yang selaras dengan NATO di berbagai peran fungsional.
Seperti deteksi radar jarak jauh direncanakan menggunakan SAAB Giraffe 8A/4A Swedia, Thales Ground Master 400 Prancis atau Hensoldt TRML-4D Jerman, tiga radar pengawasan standar NATO yang telah mapan.
Sementara, opsi radar pengendali tembakan dan iluminasi mencakup Weibel GFTR-2100/48 Denmark atau Leonardo KRONOS Land, Italia
Keduanya merupakan radar pengendali tembakan, mampu menyediakan iluminasi gelombang kontinu yang dibutuhkan rudal pencari target semi-aktif untuk mempertahankan pengunciannya pada target.
Sedangkan untuk sistem peluncur digambarkan sebagai instalasi bergerak ringan buatan Fire Point sendiri.
Lalu, pusat komando menggunakan Kongsberg FDC, Norwegia dengan arsitektur teknologi terbuka dan Node Akses Jaringan.
Protokol integrasi yang menghubungkan semua komponen ini adalah Link-16, tautan data taktis standar NATO yang didefinisikan dalam STANAG 5516..
Sebagai proyek pan-Eropa, Freya bukan sekadar program nasional Ukraina yang akan digunakan untuk melawan serangan balistik Rusia, tapi akan menjadi pencegat berbiaya murah yang melindungi seluruh langit Eropa. (RBS)

