Pamer kekuatan: CH-53K King Stallion sukses mengangkat heli sesamanya seberat 12,7 ton

CH-53 King Stallion mengangkat heli sesamanyaUS Navy

AIRSPACE REVIEW – Helikopter angkut berat terbaru milik Korps Marinir Amerika Serikat (USMC), Sikorsky CH-53K King Stallion, kembali mencatatkan pencapaian penting dalam pengembangan kemampuannya.

Baru-baru ini, helikopter tersebut berhasil mendemonstrasikan kekuatannya dengan mengangkat sesama helikopter CH-53K dalam sebuah uji coba external lift.

Uji coba yang dilakukan oleh Skadron Uji dan Evaluasi Udara 21 (HX-21) ini merupakan bagian dari evaluasi prosedur pemulihan pesawat (aircraft recovery rigging).

Langkah ini sangat krusial untuk mengembangkan kemampuan operasional baru, khususnya dalam misi penyelamatan aset udara yang mengalami kerusakan di medan tugas.

Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk memvalidasi prosedur dan peralatan khusus yang diperlukan untuk mengevakuasi helikopter CH-53K yang jatuh atau tidak dapat beroperasi.

Dilaporkan, selama pengujian tim ahli memantau karakteristik penerbangan dan dinamika beban berat untuk memastikan bahwa personel Marinir dapat melaksanakan misi Tactical Recovery of Aircraft and Personnel (TRAP) dengan aman di masa depan.

Kolonel Kate Fleeger, Manajer Program Heavy Lift Helicopters (PMA-261), menyatakan, meskipun kemampuan ini diharapkan tidak perlu sering digunakan, kesiapan prosedur tetap menjadi prioritas utama.

“Data yang dikumpulkan dari tes ini akan langsung digunakan untuk memperbarui manual Operasi Penyelamatan Heli, sehingga armada memiliki prosedur standar untuk pengangkatan eksternal poin ganda (dual-point external lift) pada CH-53K,” ujar Fleeger.

Dalam simulasi tersebut, sebuah helikopter CH-53K mengangkat model pengembangan (Engineering Development Model/EDM) dari jenis yang sama.

Untuk menyesuaikan bobot, mesin dan beberapa komponen transmisi pada beban yang diangkat telah dilepas, sehingga beratnya mencapai sekitar 28.000 lbs (sekitar 12,7 ton). Angka ini masih berada di bawah kapasitas maksimal angkut eksternal King Stallion yang mencapai 36.000 lbs (16,3 ton).

Pesawat yang dijadikan beban tersebut nantinya tidak akan dibuang, melainkan dipindahkan ke Skadron Pelatihan Helikopter Berat Marinir 302 (HMHT-302) di North Carolina untuk digunakan sebagai alat latih kru darat.

Sikorsky CH-53K King Stallion merupakan evolusi dari seri CH-53 yang melegenda sejak tahun 1966.

Helikopter ini dilengkapi dengan tiga mesin bertenaga 7.500 shp, bilah rotor komposit baru, dan kabin yang lebih luas.

Hingga saat ini, King Stallion memegang predikat sebagai helikopter terbesar dan terberat dalam inventaris militer Amerika Serikat.

Selain digunakan oleh AS, negara lain seperti Israel telah memesan helikopter ini, sementara Jepang dikabarkan menjadi salah satu calon pembeli potensial di masa depan. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *