Selandia Baru mengincar fregat Mogami dari Jepang, calon pengganti kelas Anzac
MHI AIRSPACE REVIEW – Selandia Baru telah memilih fregat Mogami dari Jepang dan Type 31 dari Inggris sebagai dua kandidat yang dipertimbangkan untuk program penggantian fregat angkatan lautnya.
Menteri Pertahanan Selandia Baru, Mark Penk, mengatkaan hal itu pada 7 Mei 2026.
Keputusan ini menempatkan desain kapal perang buatan Jepang dalam persaingan untuk armada sekutu Pasifik kedua, hanya beberapa bulan setelah Australia memilih platform yang sama.
Kedua kandidat calon pengganti fregat kelas Anzac tersebut mewakili filosofi desain yang sangat berbeda.
Kelas Mogami adalah fregat multimisi yang dikembangkan Jepang yang dibangun di sekitar otomatisasi canggih dan awak yang relatif kecil.
Sementara Type 31 adalah desain Inggris yang dioptimalkan untuk keterjangkauan biaya, khususnya untuk pasar ekspor.
Ketertarikan Selandia Baru pada kelas Mogami “Upgrade” muncul setelah keputusan Australia, yang diumumkan pada 5 Agustus 2025, sebagai dasar program fregat SEA 3000 mereka.
Pilihan Australia atas proposal Mitsubishi Heavy Industries (MHI) dibandingkan desain MEKO A-200 Jerman dari ThyssenKrupp Marine Systems, turut diamati secara cermat oleh Selandia Baru.
Kedua negara Pasifik ini memiliki hubungan pertahanan, kedekatan geografis, dan kepentingan strategis yang tumpang tindih.
Penggunaan platform yang kompatibel atau umum akan menciptakan keuntungan logistik dan interoperabilitas yang akan menguntungkan kedua angkatan laut.
Mengenai kelas Mogami, yang dikenal di Angkatan Laut Bela Diri Jepang sebagai tipe FFM ini memiliki bobot sekitar 3.900 ton dan panjang 142 m.
Kapal ini merupakan fregat multimisi kompak yang dibangun dengan tingkat otomatisasi tinggi, memungkinkan pengoperasiannya dengan awak yang jauh lebih sedikit dari pada fregat Barat sekelasnya.
Desain modularnya mengakomodasi berbagai sistem misi dan perlengkapan senjata, sehingga dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan pelanggan.
Fregat Mogami dirancang dengan kemampuan untuk peperangan antikapal permukaan, pertahanan udara, antikapal selam serta memiliki kemampuan penanggulangan ranjau yang terintegrasi.
Angkatan Laut Selandia Baru saat ini masih mengoperasikan HMNZS Te Kaha dan HMNZS Te Mana, fregat kapal kelas Anzac, yang juga dioperasikan oleh Angkatan Laut Australia. (RBS)

