Intip XTC-03, kendaraan lapis baja amfibi buatan Vietnam pengganti ratusan BTR-60 Soviet

Kendaraan lapis baja amfibi XTC-03 buatan VietnamVia X

AIRSPACE REVIEW – Vietnam memperlihatkan prototipe kendaraan pengangkut personel lapis baja amfibi 8X8 baru, XTC-03, yang dibangun oleh Vietnam Defense Industry (VDI) sebagai calon pengganti BTR-60 yang menua.

XTC-03 mewakili langkah signifikan dalam upaya Vietnam untuk mengurangi ketergantungan pada peralatan warisan Uni Soviet sambil membangun kemampuan desain kendaraan lapis baja dalam negeri.

Untuk dimensinya, kendaraan berdimensi panjang 7,6 m, lebar 3 m, tinggi 2,7 m termasuk turret, dan berat sekitar 16 ton.

Prototipe XTC-03 ditenagai menggunakan mesin diesel V8 yang menghasilkan daya 351 hp, memberikannya kecepatan maksimum di jalan raya hingga 80 km/jam.

Kemampuan amfibinya, memungkinkan kendaraan untuk berenang di atas permukaan air dan operasi pesisir tanpa persiapan.

Fitur ini penting untuk geografi Vietnam yang terdiri dari sungai, garis pantai panjang dan medan delta.

Mesin dipasang pada bagian depan, dengan kompartemen belakang untuk pengangkutan dan penurunan delapan pasukan bersenjata. XTC-03 dioperasikan tiga awak yakni pengemudi, komandan dan juru senjata.

Untuk persenjataannya, XTC-03 dilengkapi turret berawak dengan kanon otomatis 30 mm berdasarkan desain 2A42 Uni Soviet/Rusia.

Kanon tersebut sangat efektif untuk melawan target lapis baja ringan, personel, hingga pesawat terbang terbang rendah atau drone.

Perangkat pengendalian tembakan pada XTC-03 mencakup sistem pencitraan termal untuk penembak yang dipasok oleh perusahaan pertahanan Viettel.

Lalu alat penglihatan termal independen untuk komandan (Commander-Independent Thermal Viewer/CITV) yang dikembangkan oleh Akademi Teknik Militer.

Kombinasi tersebut memberi awak XTC-03 kemampuan untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan menyerang target di malam hari dan dalam kondisi cuaca buruk.

Sementara, alat penglihatan independen komandan memungkinkan komandan untuk mencari target baru sementara penembak menyerang atau menangani target yang ada.

Kemampuan tersebut secara substansial meningkatkan kesadaran situasional dan efektivitas tempur awak dibandingkan dengan sistem lama tanpa saluran penglihatan independen.

Tingkat pelindung balistik XTC-03 memenuhi standar perlindungan STANAG Level 4, mencakup ancaman dari peluru penembus lapis baja hingga kaliber 14,5 mm pada jarak 200 m dan serpihan amunisi artileri dari jarak 25 m.

Sedangkan ketahanan kendaraan terhadap ranjau berada pada STANAG Level 2, memberikan perlindungan terhadap ranjau dan bahan peledak improvisasi (IED) sertara 6 kg TNT.

Saat ini, Angkatan Laut Vietnam (VPN) masih mengoperasikan antara 400-450 kendaraan lapis baja amfibi BTR-60 8×8 era Uni Soviet yang harus segera digantikan. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *