Turkiye perkenalkan drone kamikaze canggih MIZRAK: Jangkauan 1.000 km dan tak mempan gangguan GPS

Drone kamikaze MIRZAK buatan TurkiyeBaykar

AIRSPACE REVIEW – Industri pertahanan Turkiye kembali membuat gebrakan besar dalam perlombaan sistem senjata tak berawak global.

Produsen kedirgantaraan terkemuka Turkiye, Baykar, secara resmi memperkenalkan MIZRAK, drone kamikaze terbaru yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi dan kemampuan jarak jauh yang signifikan.

Nama “MIZRAK” yang berarti “Lembing” dalam bahasa Turkiye, mencerminkan desain aerodinamisnya yang tajam dan kemampuannya untuk menyerang target strategis dengan presisi tinggi.

Menurut informasi dari Baykar, MIZRAK memiliki jangkauan operasional lebih dari 1.000 km dengan durasi terbang (endurance) hingga lebih dari tujuh jam.

Kemampuan ini memungkinkan drone tersebut melakukan misi jauh ke wilayah musuh, melampaui garis depan pertempuran.

Drone ini dirancang untuk dapat berputar-putar (loitering) di area target sambil menunggu momen paling tepat untuk menyerang.

MIZRAK dikembangkan dalam dua konfigurasi utama untuk memenuhi kebutuhan operasional yang berbeda.

Varian pertama adalah drone penghancur. Drone dilengkapi dengan hulu ledak ganda seberat 40 kg, yang ditujukan untuk menghancurkan target yang diperkuat, pusat komando, dan infrastruktur militer kritis.

Varian kedua adalah drone antiradar. Drone ini membawa beban eksplosif 20 kg yang dipadukan dengan sensor frekuensi radio (RF) untuk melacak radar dan emitor elektronik musuh, menjadikannya senjata efektif untuk misi penekan pertahanan udara (SEAD).

Salah satu fitur paling menonjol dari MIZRAK adalah kemampuannya untuk beroperasi tanpa bergantung pada sinyal GPS.

Dengan memanfaatkan AI dan sistem navigasi optik, drone ini tetap dapat menjalankan misinya meskipun berada dalam lingkungan yang terkena gangguan sinyal (jamming) atau perang elektronika yang kuat.

MIZRAK dirancang untuk bekerja secara terintegrasi dengan platform tak berawak Baykar lainnya, seperti Bayraktar TB2, TB3, dan AKINCI.

Selain itu, drone ini mendukung teknologi swarm (kawanan), di mana beberapa drone dapat menyerang target secara bersamaan untuk melumpuhkan sistem pertahanan udara lawan.

Untuk fleksibilitas peluncuran, MIZRAK dapat lepas landas dari landasan pacu darurat atau area terbatas menggunakan teknologi RATO (Rocket-Assisted Take-Off).

Sistem senjata baru ini rencananya akan dipamerkan secara resmi dalam ajang pameran pertahanan internasional SAHA EXPO 2026 di Istanbul.

Kehadiran MIZRAK akan semakin memperkuat posisi Turkiye sebagai salah satu pemimpin pasar drone militer dunia setelah kesuksesan operasional produk-produk Baykar di berbagai konflik global belakangan ini. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *