Tancap gas! USAF ajukan penambahan drastis 267 unit F-15EX untuk perkuat dominasi di Pasifik

F-15EXBoeing

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) resmi mengajukan rencana untuk menggandakan jumlah armada jet tempur F-15EX Eagle II mereka. Dalam usulan anggaran tahun fiskal 2027, target pengadaan melonjak tajam dari 129 menjadi total 267 pesawat.

Langkah besar ini mencakup pembelian 24 unit tambahan pada tahun depan dengan nilai kontrak mencapai 3 miliar USD (setara Rp48,6 triliun).

USAF menyatakan penambahan ini bertujuan untuk mempercepat proses penggantian armada F-15E Strike Eagle yang sudah mulai menua.

Pesawat buatan Boeing ini dinilai sangat krusial untuk memperkuat pertahanan di wilayah Pasifik karena kapasitas senjatanya yang luar biasa.

F-15EX mampu membawa hingga 12 rudal udara ke udara AIM-120 AMRAAM, menjadikannya “truk rudal” yang ideal untuk mendukung jet siluman F-35A.

Rencana ambisius ini juga muncul setelah USAF kehilangan empat unit F-15E dalam operasi tempur terbaru di Timur Tengah.

Meski bukan pesawat siluman, F-15EX akan menjadi tulang punggung pertahanan udara jarak jauh AS hingga dekade 2030-an.

USAF saat ini masih menunggu keputusan akhir dari Kongres AS untuk menyetujui lonjakan anggaran pengadaan jet tempur gahar tersebut.

Sebagai evolusi paling mutakhir dari keluarga Eagle, F-15EX membawa peningkatan performa yang signifikan melalui arsitektur sistem terbuka.

Jet tempur ini mengandalkan mesin kembar yang sanggup memacu pesawat hingga kecepatan Mach 2,5 serta memiliki usia pakai struktur mencapai 20.000 jam terbang.

Keunggulan utamanya terletak pada sistem rak senjata AMBER yang memungkinkan pesawat ini membawa muatan hingga 13,5 ton.

Dari sisi avionik, Eagle II dipersenjatai radar AESA AN/APG-82(V)1 yang dipadukan dengan sistem peperangan elektronik EPAWSS untuk perlindungan tingkat tinggi.

Kombinasi kecepatan, jangkauan jauh, dan daya gempur masif ini menjadikannya platform ideal untuk meluncurkan senjata stand-off berukuran besar di teater Pasifik, khususnya untuk menangkal potensi ancaman dari China. (RW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *