AS integrasikan rudal jelajah AGM-188A Rusty Dagger ke jet F-16: Segera perkuat Ukraina

AS integrasikan rudal AGM-188A Rusty Dragger pada F-16USAF

AIRSPACE REVIEW – Upaya memperkuat pertahanan udara Ukraina kini memasuki babak baru setelah rudal jelajah terbaru, AGM-188A yang dijuluki “Rusty Dagger”, dilaporkan telah berhasil diintegrasikan ke dalam jet tempur F-16.

Kabar ini diperkuat dengan rilis foto-foto resmi pertama yang menunjukkan rudal tersebut terpasang di bawah sayap pesawat tempur buatan Amerika Serikat tersebut.

Defense Express melaporkan, integrasi ini diselesaikan dengan sangat cepat oleh unit Team Eglin Test Enterprise dari Angkatan Udara AS.

Serangkaian pengujian yang dilakukan pada bulan Maret 2026 mencakup pemeriksaan kecocokan fungsi, validasi prosedur pemuatan, hingga pemastian kompatibilitas terbang yang diakhiri dengan uji coba pelepasan senjata dari jet F-16.

AGM-188A Rusty Dagger merupakan amunisi presisi berbiaya rendah yang dikembangkan oleh Zone 5 Technologies sebagai bagian dari program Extended Range Attack Munition (ERAM).

Meskipun awalnya dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mendesak Ukraina akan senjata jarak jauh yang terjangkau, efektivitas rudal ini juga membuatnya menjadi aset potensial bagi Angkatan Udara AS (USAF).

Letnan Kolonel Brett Tillman selaku komandan 780th Test Squadron menyatakan bahwa timnya mampu melakukan pengujian dan memberikan kemampuan kritis ini dengan kecepatan yang luar biasa.

Sebelumnya, pada awal tahun ini, Rusty Dagger juga dilaporkan telah sukses melewati tahap uji coba hulu ledak asli dan mampu mengenai target yang ditentukan secara akurat.

Keberhasilan integrasi ke F-16 ini menjadi sinyal kuat bahwa Ukraina semakin dekat untuk menerima bantuan senjata jarak jauh tersebut, dengan pengiriman batch pertama yang diharapkan tiba pada akhir tahun 2026.

Selain digunakan pada F-16, jet tempur MiG-29 milik Ukraina juga dikabarkan tengah diadaptasi agar dapat mengoperasikan rudal ini demi menjaga efektivitas tempur mereka di masa depan.

AGM-188A Rustry Dragger menggunakan mesin turbojet tunggal (tipe PBS Aerospace TJ80). Rudal dengan berat 500 pon (sekitar 225–230 kg) ini memiliki jangkauan serang sekitar 400 – 460 km. Bbeberapa sumber bahkan menyebutkan potensi maksimal hingga 900 km jika diluncurkan dari ketinggian tertentu.

Rudal memiliki kecepatan terbang sekitar Mach 0,6 atau lebih dari 700 km/jam. Hulu ledaknya tipe blast/fragmentation (ledakan/fragmentasi) yang mampu menembus target tetap atau kendaraan lapis baja.

Menggunakan pemandu GPS dan Inertial Navigation System (INS), rudal ini dirancang tetap akurat (toleransi kesalahan di bawah 10 meter) bahkan di lingkungan yang terkena gangguan sinyal (GPS-degraded/EW environments). (RF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *