AIRSPACE REVIEW – Menteri Pertahanan Bosnia-Herzegovina, Zukan Helez, telah mengunjungi fasilitas helikopter Leonardo yang berada di Philadelphia Amerika Serikat dan melakukan uji terbang dengan AW119Kx yang akan dibeli untuk angkatan bersenjatanya.
Pengadaan ini sendiri telah disetujui oleh Departemen Luar Negeri AS pada 20 Mei 2025, melalui Penjualan Militer Asing (FMS) untuk enam helikopter AW-119Kx dan peralatan terkait dengan perkiraan nilai mencapai 100 juta USD.
Kementerian Pertahanan Bosnia-Herzegovina mengatakan, keenam helikopter akan dikirimkan dengan peralatan misi lengkap dan sistem penyelamatan canggih.
Paket tersebut mencakup juga pelatihan pilot, simulator, suku cadang, perawatan rutin, dan peralatan pendukung yang dimaksudkan untuk mempertahankan armada dalam jangka waktu lama.
Mengenai AW119Kx, adalah helikopter ringan bermesin tunggal yang dirancang untuk penggunaan multi peran, diawaki satu atau dua kru dan mengangkut hingga empat hingga enam penumpang.
Sebagai tenaga penggeraknya, helikopter dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 2.850 kg ini, ditenagai oleh satu mesin turboshaf Pratt & Whitney Canada (PWC) PT6B-37A berdaya 747 kW (1.002 hp).
Helikopter sanggup mencapai kecepatan jelajah maksimum 241 km/jam, terbang hingga ketinggian 4.572 m, dan jangkauan operasi 945 km atau daya tahan 5 jam 20 menit.
AW119Kx dibekali avionik modern, menggunakan Garmin G1000H atau G1000NXi dengan layar sintetik vision, HTAWS, dan moving map (MM), yang memberikan kesadaran situasional tinggi.
Saat ini Angkatan Bersenjata Bosnia dan Herzegovina (AFBiH) mengoperasikan empat Bell UH-1H Huey yang diperoleh dari bantuan AS pada tahun 2021 dan sejumlah Mil Mi-8/Mi-17 model lama. (RBS)

