Hubungan Italia-Israel retak: PM Meloni hentikan kerja sama pertahanan, Trump meradang

Meloni hentikan kerja sama pertahanan dengan IsraelReuters

AIRSPACE REVIEW – Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, secara resmi mengumumkan pemerintahannya tidak akan memperbarui perjanjian pertahanan dengan Israel yang telah berakhir pada Senin, 13 April 2026.

Keputusan ini menandai perubahan haluan drastis bagi pemerintahan sayap kanan Italia di tengah memanasnya konflik Timur Tengah, seperti dilaporkan The New York Times dan The Times of Israel.

Perjanjian yang dimaksud adalah Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada era PM Silvio Berlusconi tahun 2003 dan diratifikasi tahun 2005.

Perjanjian ini mencakup kerja sama industri pertahanan, penelitian ilmiah, serta ekspor-impor alutsista yang biasanya diperbarui otomatis setiap lima tahun.

“Mempertimbangkan situasi saat ini, pemerintah memutuskan untuk menangguhkan pembaruan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel,” tegas Meloni di sela kunjungan ke festival anggur di Verona.

Keputusan Roma tersebut memicu reaksi kontras di Tel Aviv. Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa langkah ini tidak akan berdampak pada keamanan mereka.

“Kami tidak memiliki perjanjian keamanan dengan Italia, hanya MoU lama yang tidak memiliki konten substantif,” tulis Menlu Gideon Sa’ar di media sosial.

Namun, pemimpin oposisi Yair Lapid justru menyebut ini sebagai kegagalan memalukan bagi pemerintahan Netanyahu.

Ia menekankan bahwa Meloni adalah sekutu alami (konservatif) yang seharusnya dirangkul, namun pemerintah Israel gagal menjaga kepentingan diplomatiknya.

Keputusan Meloni muncul saat inisiatif warga Eropa (European Citizens’ Initiative) berhasil mengumpulkan lebih dari 1.000.000 tanda tangan untuk mendesak Uni Eropa meninjau ulang hubungan dagang dan hak asasi manusia dengan Israel.

Prancis adalah penyumbang tanda tangan terbanyak ( sekitar 379.000), diikuti Italia di posisi kedua dengan 243.000 tanda tangan.

Langkah Italia ini juga semakin memicu kemarahan Presiden AS, Donald Trump. Presiden menyatakan kekecewaannya karena Meloni menolak membantu AS dalam ketegangan dengan Iran.

Trump bahkan menyindir bahwa Italia membiarkan Amerika melakukan “semua pekerjaan kotor” sementara Italia tetap menerima pasokan minyak dari Iran.

Italia sebelumnya telah menolak memberikan izin bagi pesawat tempur AS yang akan menyerang Iran untuk mendarat atau menggunakan pangkalan udara Sigonella di Sisilia.

Sementara itu Meloni mengecam serangan verbal Trump terhadap Paus Leo XIV yang kritis terhadap perang. Perdana Menteri membela Paus yang dikritik oleh Trump terkait pandangannya terhadap perang.

Meloni menyebut serangan Trump terhadap pemimpin tertinggi Katolik tersebut sebagai hal yang “tidak dapat diterima.”

Trump merespons dengan menyebut Meloni “tidak punya keberanian” dan “mengecewakan.”

Akuisisi Senjata

Italia memiliki sejarah panjang dalam menggunakan teknologi militer Israel untuk memperkuat berbagai matra angkatan bersenjatanya.

Fokus utama kerja sama antara lain terletak pada teknologi sensor, sistem rudal, dan platform nirawak.

Italia adalah salah satu pengguna terbesar rudal antitank keluarga Spike di Eropa. Militer Italia menggunakan berbagai varian, termasuk Spike-LR (Long Range) dan Spike-ER (Extended Range) untuk infanteri serta dipasang pada kendaraan tempur seperti VBM Freccia, maupun Spike NLOS (Non-Line of Sight) untuk serangan jarak jauh yang presisi tanpa harus melihat target secara langsung.

Selain rudal, Italia adalah pengguna pesawat G550 CAEW (Conformal Airborne Early Warning) yang dilengkapi dengan sistem radar dan sensor canggih buatan Israel sebagai “mata di langit” yang sangat krusial untuk komando dan pengendalian udara.

Italia juga mengoperasikan satelit observasi optik resolusi tinggi buatan Israel untuk memberikan kemampuan intelijen strategis bagi kementerian pertahanan Italia.

Di bidang nirawak, Italia menggunakan drone buatan Israel untuk misi pengawasan dan pengintaian (ISR). Produk dari Elbit Systems sering menjadi komponen penting dalam teknologi sensor yang dipasang pada platform nirawak mereka.

Kemudian Italia juga menggunakan teknologi simulator penerbangan dari Elbit untuk melatih pilot mereka.

Sementara Israel juga membeli jet latih M-346 dari Italia dan produk pertahanan lainnya.

Hubungan Italia dengan Israel yang awalnya erat, kini retak di tengah perang di Timur Tengah yang tak kunjung usai. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *