Hanya 2 bulan: India sukses tuntaskan pengadaan ratusan drone kamikaze buatan lokal

Hanya dua bulan - AD India membeli ratusan drone kamikaze buatan lokalInsideFPV

AIRSPACE REVIEW – Militer India kembali mencatatkan rekor efisiensi dalam memperkuat sistem pertahanannya. Hanya dalam waktu dua bulan sejak penandatanganan kontrak pada Desember 2025, Angkatan Darat India sukses menuntaskan pengadaan dan menerima pengiriman ratusan unit drone kamikaze (loitering munition) dari produsen dalam negeri, InsideFPV.

Kecepatan eksekusi ini menjadi sinyal kuat transformasi birokrasi pertahanan India yang kini lebih gesit dalam merespons kebutuhan di garis depan.

Keberhasilan pengadaan kilat ini dimungkinkan melalui mekanisme Emergency Procurement Route (Jalur Pengadaan Darurat).

Prosedur ini memangkas proses birokrasi yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun menjadi hitungan bulan, memungkinkan teknologi terbaru segera jatuh ke tangan prajurit di lapangan.

Kontrak senilai kurang lebih ₹10 crore (1,07 juta USD, setara Rp18,36 miliar) tersebut diselesaikan tepat waktu, membuktikan bahwa perusahaan rintisan (startup) lokal memiliki kapasitas manufaktur yang setara dengan standar militer global.

Drone kamikaze buatan InsideFPV ini tidak hanya menang di kecepatan pengadaan, tetapi juga keunggulan teknis.

Belum lagi program pengadaan ini selaras dengan visi Atmanirbhar Bharat, di mana drone dirancang dan dirakit sepenuhnya di India, mengurangi ketergantungan pada rantai pasok asing.

Drone mampu beroperasi di suhu ekstrem -35°C hingga 50°C, menjadikannya senjata ideal untuk disiagakan di wilayah konflik dataran tinggi seperti Ladakh.

Dengan kecepatan 120 km/jam, drone ini mampu membawa muatan peledak hingga 2,5 kg untuk menghancurkan target tanpa memerlukan dukungan artileri berat.

“Sistem kamikaze dan tampilan drone ini dirancang khusus untuk lingkungan penempatan terberat di India,” kata Arth Chowdhary, CEO InsideFPV.

Pengiriman ratusan unit drone ini menandai pergeseran strategi India menuju peperangan asimetris yang lebih murah namun mematikan.

Dengan harga yang jauh lebih efisien dibandingkan rudal konvensional, drone FPV (First-Person View) ini memberikan kemampuan bagi pasukan infanteri untuk melakukan serangan udara presisi secara mandiri.

Media India menulis, penyelesaian kontrak dalam waktu singkat ini diharapkan menjadi cetak biru bagi pengadaan alutsista India di masa depan, di mana inovasi lokal dan kecepatan eksekusi menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan negara. (RNS)

0 Replies to “Hanya 2 bulan: India sukses tuntaskan pengadaan ratusan drone kamikaze buatan lokal”

  1. Drone buatan Iran bisa ngacir sekencang peluru dan suara ngejar missile dan pesawat AS. Drone India hanya slow mengamati dan ngintai pelan2 di udara ya. Boro2 u/ ngejar pesawat tempur musuh donk. Semoga drone nya selamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *