Pemerintah AS membenarkan jatuhnya jet F-15E di Iran: Satu pilot berhasil dievakuasi, satu lagi masih dicari

AS akui jatuhnya F-15E di IranVia X

AIRSPACE REVIEW – Amerika Serikat menghadapi salah satu momen paling genting dalam eskalasi militer saat ini di Timur Tengah pascajatuhnya jet tempur F-15E Strike Eagle di wilayah Iran.

Peristiwa tersebut dengan cepat memobilisasi jajaran tertinggi Pemerintah Amerika dan Presiden Donald Trump telah diberikan informasi mengenai hal itu.

Jet tempur F-15E dari Skadron Tempur ke-494 USAF, terkena tembakan saat melaksanakan misi tempur di salah satu wilayah udara Iran. Penembakan ini menandai kehilangan pertama yang dikonfirmasi dari jet tempur berawak AS di Iran dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari satu bulan ini.

Boeing F-15E dikenal memiliki kemampuan serangan presisi dan kemampuannya beroperasi di lingkungan yang sangat rawan konflik. Pesawat ini menjadi salah satu andalan di garda terdepan AS dalam penyerangan terhadap Iran.

Menurut pihak berwenang, salah satu dari dua awak pesawat tersebut berhasil diselamatkan. Sementara satu awak lainnya masih dicari.

Waktu menjadi faktor krusial bagi militer AS untuk menyelamatkan awak pesawat yang hilang, karena peluang untuk bertahan hidup dan melarikan diri berkurang dengan cepat di wilayah yang berbahaya.

Menurut CNN, tiga sumber di pemerintahan Amerika Serikat telah mengonfirmasi informasi yang dirilis oleh media pemerintah Iran, sementara Reuters mengutip konfirmasi dari satu pejabat Amerika.

CNN juga berhasil melacak lokasi beberapa video yang menunjukkan operasi pencarian dan penyelamatan tempur di provinsi Khuzestan, Iran tengah.

Dalam salah satu rekaman tersebut, terlihat sebuah jembatan di atas Sungai Karoon, yang terletak sekitar 460 kilometer di selatan Teheran.

Militer AS melibatkan operasi pencarian dan penyelamatan tempur yang kompleks, yang dikenal sebagai Sar Tempur (CSAR).

Ini adalah misi yang membutuhkan koordinasi tingkat tinggi dan penggunaan berbagai aset secara bersamaan, termasuk helikopter HH-60 yang khusus untuk penyelamatan, pesawat HC-130 untuk dukungan dan pengisian bahan bakar, serta pesawat tempur pengawal F-35 dan platform peperangan elektronik.

Gambar dan video yang beredar di media sosial menunjukkan lalu lintas udara yang padat di atas wilayah Iran. Terlihat pesawat AS terbang pada ketinggian rendah, yang mengindikasikan urgensi operasi dan risiko ekstrem yang terlibat.

Dalam insiden terpisah yang mungkin terjadi, muncul laporan bahwa sebuah jet tempur F-16 USAF, yang beroperasi di dekat perbatasan Iran-Irak, menyatakan keadaan darurat dengan memancarkan kode 7700 pada transpondernya.

Itu adalah sinyal internasional yang menunjukkan situasi kritis di dalam pesawat dan segera memberi tahu pengontrol lalu lintas udara.

Misi CSAR di wilayah yang dijaga ketat merupakan salah satu skenario paling menantang dalam peperangan modern.

Selain helikopter penyelamat dan tim penyelamat paramiliter, paket operasional dapat mencakup pesawat tempur superioritas udara, pesawat serang pendukung udara jarak dekat, sistem peringatan dini, pesawat tanker, dan drone pengintai, yang semuanya beroperasi secara terintegrasi.

Dalam salah satu video, pesawat C-130 Hercules AS terlihat terbang di atas wilayah tersebut dan melepaskan suar.

Saat ini, video yang diduga direkam di Iran juga beredar di media sosial, menunjukkan penduduk setempat menembakkan senjata ringan ke pesawat Amerika yang terlibat dalam misi penyelamatan, meskipun keaslian gambar-gambar ini belum diverifikasi secara independen.

Risiko meningkat secara signifikan karena pasukan Iran akan mengintensifkan awak pesawat AS, dan bahkan Teheran telah menggelar sayembara berhadiah uang bagi siapa saja yang berhasil menyerahkan pilot AS dalam kondisi hidup.

Jatuhnya pesawat F-15E merupakan pukulan operasional dan peristiwa yang berdampak strategis besar.

Dengan satu pilot yang masih hilang di wilayah Iran, tekanan pada pasukan AS meningkat secara signifikan. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *