Pesawat C-130 Bolivia yang mengangkut uang keluar dari landasan pacu: 15 orang tewas, ribuang uang kertas berserakan

C-130 Hercules Bolivia mengalami kecelakaan - 15 tewasVia X

AIRSPACE REVIEW – Sebuah pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules Angkatan Udara Bolivia mengalami kecelakaan di Kota El Alto, di wilayah metropolitan La Paz, Bolivia pada Jumat sore, 27 Februari 2026. Kecelakaan ini menewaskan 15 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Dalam peristiwa ini, ribuan uang kertas yang baru dicetak berserakan di antara puing-puing pesawat dan kendaraan yang tertabrak di darat.

Media melaporkan, pesawat militer tersebut mengangkut sejumlah besar uang milik Bank Sentral Bolivia, yang akan didistribusikan ke berbagai wilayah di negara itu.

Lokasi kecelakaan pesawat berada di dekat Bandara Internasional El Alto, salah satu bandara tertinggi di dunia, yang terletak lebih dari 4.000 m di atas permukaan laut.

Ketinggian ekstrem menimbulkan tantangan operasional yang signifikan, mengurangi kinerja aerodinamis dan membutuhkan jarak pendaratan dan lepas landas pesawat yang lebih panjang, terutama ketika pesawat beroperasi dengan beban berat.

Laporan awal menunjukkan bahwa pesawat C-130 tersebut mengalami kesulitan saat mendarat atau sesaat setelah lepas landas, sebelum keluar dari landasan pacu dan menabrak Avenida Costanera, jalan raya yang ramai.

Dampak tabrakan tersebut menghancurkan truk, van angkutan umum, dan kendaraan sipil lainnya, menimbulkan kebakaran dan kepulan asap tebal yang terlihat dari jarak bermil-mil.

Jumlah korban masih dikumpulkan oleh pihak berwenang, tetapi informasi resmi mengonfirmasi setidaknya 15 orang tewas, termasuk awak pesawat dan warga sipil yang berada di dalam kendaraan yang tertabrak.

Sekitar 30 orang dilarikan ke rumah sakit di wilayah tersebut dengan luka bakar parah, patah tulang, dan trauma multipel. Tim medis telah menerapkan protokol darurat untuk menangani sejumlah besar korban dalam waktu singkat.

Situasi menjadi semakin kacau ketika uang kertas yang diangkut oleh pesawat terlempar keluar dari kompartemen kargo akibat benturan.

Video yang tersebar luas di media sosial menunjukkan warga berlari menuju lokasi kejadian untuk mengumpulkan uang yang berserakan di antara puing-puing dan reruntuhan yang masih berasap.

Keberadaan masyarakat yang mendekat ke lokasi kecelakaan, menghambat kerja petugas pemadam kebakaran dan paramedis, memaksa pasukan keamanan untuk membubarkan kerumunan guna memastikan akses ke korban dan menjaga area tersebut untuk penyelidikan.

Bandara tersebut ditutup sementara setelah kecelakaan itu, menyebabkan pembatalan dan penundaan penerbangan komersial.

Otoritas penerbangan sipil Bolivia dan Kementerian Pertahanan telah meluncurkan penyelidikan bersama untuk menentukan penyebabnya. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *