AIRSPACE REVIEW – Perusahaan induk High Precision Systems, bagian dari perusahaan teknologi Rusia Rostec, mengatakan telah meningkatkan rudal antitank Khrizantema-M sehingga memiliki jangkauan yang lebih jauh dan berkecepatan hipersonik.
“Pertama, jangkauan terbang rudal telah diperpanjang, memungkinkan awak untuk tetap berada di luar zona tembak. Kedua, rudal ini memiliki kecepatan hipersonik,” kata perusahaan kepada TASS pada 19 Februari.
Rudal versi ini akan digunakan tidak hanya pada sistem antitank berbasis darat, tetapi juga pada helikopter, tambah perusahaan.
Dijelaskan pula bahwa rudal ini telah digunakan di zona operasi militer khusus di Ukraina, bersama dengan rudal Izdeliye-305.
Izdeliye-305 atau dikenal juga LMUR (Lyogkaya Mnogotselevaya Upravlayemaya Raketa) adalah rudal udara ke permukaan multifungsi terbaru Rusia.
Sumber terbuka menyebut, rudal Khrizantema-M yang telah ditingkatkan memiliki jarak jangkau hingga 10 km. Sementara versi standar memiliki jangkauan operasiona 6 km.
Peningkatan jangkauan ke 10 km sangat krusial karena memungkinkan helikopter serang seperti Mi-28NM Night Hunter dan Ka-52M Alligator untuk menyerang target dari luar jangkauan sistem pertahanan udara panggul (MANPADS) lawan yang rata-rata memiliki jangkauan di bawah 8 km.
Klaim hipersonik sebagaimana disebut perusahaan, artinya rudal ini mampu mencapai kecepatan di atas Mach 5 (1.715 m/detik).
Sementara versi awal rudal ini hanya memiliki kecepatan supersonik hingga maksimum Mach 1,9 (650 m/detik).
Bila klaim tersebut benar, maka Khrizantema-M menjadi salah satu rudal antitank tercepat di dunia, yang membuatnya sangat sulit dicegat oleh sistem perlindungan aktif (APS) pada tank modern. (RNS)

