Perusahaan AIR dari AS dan ST Engineering Singapura memperkenalkan drone kargo DRONET DrN-600, dijadwalkan beroperasi pada 2028

DRONET DrN-600Via X

AIRSPACE REVIEW – AIR, sebuah perusahaan mobilitas udara canggih yang berbasis di Florida, Amerika Serikat, telah meluncurkan debut publik DRONET DrN-600, drone kargo dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 600 kg, di gelaran Singapore Airshow 2026.

Drone dengan kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal (VTOL) ini dikembangkan dalam kemitraan dengan perusahaan ST Engineering, Singapura.

Kolaborasi ini menggabungkan arsitektur penerbangan listrik dan sistem otonom milik AIR dengan pengalaman ST Engineering dalam manufaktur kedirgantaraan, integrasi sistem tanpa awak, dan layanan dukungan global.

DRONET DrN-600 dioptimalkan untuk misi logistik jarak pendek hingga menengah dengan jangkauan antara 70 km – 120 km, dan mampu membawa muatan hingga 100 kg.

Untuk spesifikasinya, DRONET DrN-600 memiliki bentang sayap 8 m, dengan rotor tumpuk bertenaga listrik disetiap ujung sayap depan dan belakang, dan dibekali baterai polimer litium.

Fitur unggulan DrN-600 terutama pada keandalan kinerjanya, perawatan berbiaya rendah, dan sanggup beroperasi di lingkungan terpencil atau dengan infrastruktur terbatas.

DrN-600 memiliki arsitektur penerbangan inti yang sama dengan dua platform lain yang kini tengah dikembangkan oleh AIR, yakni drone penumpang AIR ONE dan drone kargo komersial eVTOL lebih besar.

Arsitektur bersama ini dimaksudkan untuk mendukung pendekatan produksi dan sertifikasi yang terukur untuk berbagai jenis drone, yang akan mengurangi biaya dan risiko pengembangan.

Kedua perusahaan menargetkan penerbangan uji DRONET DrN-600 dijadwalkan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2026, dengan layanan komersial penuh diharapkan pada 2028. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *