Melengkapi Baobab-K yang beroda ban, Polandia mengakuisisi kendaraan penebar ranjau beroda rantai Baobab-G
Huta Stalowa AIRSPACE REVIEW – Polandia mengakuisisi kendaraan penebar ranjau beroda rantai Baobab-G senilai 1 miliar PLN (277,6 juta USD). Pengiriman kendaraan untuk Angkatan Darat Polandia ini disebut akan dimulai pada tahun 2029.
Baobab-G dibuat oleh perusahaan dalam negeri milik negara Polandia, Huta Stalowa Wola SA (HSW), yang merupakan bagian dari Polska Grupa Zbrojeniowa (PGZ SA).
Badan Persenjataan Polandia mengatakan, sistem baru ini berbasis pada sasis howitzer swa-gerak Krab.
Kontrak yang ditandatangani mencakup pengembangan dan produksi, bersama dengan pasokan berbagai suku cadang, layanan pelatihan, dan simulator pelatihan.
Sebelumnya, Pemerintah Polandia telah memesan sistem penebar ranjau Baobab-K dari perusahaan yang sama. Sistem ini menggunakan sasis truk Jelcz P882.53 8X8 dan diawaki oleh dua orang.
Akuisisi Baobab-G yang beroda rantai untuk meningkatkan mobilitas penerbaran ranjau karena mobilitas off-road-nya lebih tinggai dibanding Baobab-K yang beroda rantai.
Baobab-G dapat membawa hingga 600 ranjau antitank MN-123, dengan lima ranjau dimuat ke dalam masing-masing dari 20 tabung pada setiap unit peluncur.
Proses peletakan ranjau dapat dilakukan sepenuhnya secara otomatis otomatis, untuk ukuran panjang, lebar, dan kepadatan yang diinginkan. (RNS)

