Australia pesan Transwing P4, drone VTOL buatan AS untuk operasi logistik maritim di medan terbatas

Drone VTOL Transwing P4PteroDynamics

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan PteroDynamics asal Amerika Serikat telah mendapatkan kontrak pertahanan internasional pertamanya dari Angkatan Laut Australia (RAN) untuk memasok sistem pesawat tanpa awak Transwing P4.

Kontrak tersebut mencakup unit drone, pelatihan dan dukungan teknis berkelanjutan. Pengiriman akan dilakukan tahun 2026 ini, serta opsi pembelian varian P5 yang lebih besar untuk pengiriman mulai tahun 2027.

Drone berkemampuan terbang dan mendarat secara vertikal (VTOL) ini akan digunakan RAN untuk operasi logistik terdistribusi maritim, sanggup beroperasi di area yang terbatas, dari kapal ke darat dan sebaliknya.

Drone bertugas untuk mengirimkan kargo kecil namun signifikan secara operasional seperti perlengkapan medis, amunisi, suku cadang perbaikan, dan peralatan komunikasi, ke posisi terdepan.

Ciri khas dari Transwing P4 adalah desain sayap lipat/putarnya (Folding/Tilt Wing), yang memungkinkannya mendarat dan terbang seperti helikopter dan terbang jelajah ala drone sayap tetap.

Untuk spesifikasinya Transwing P4 memiliki rentang sayap 4,2 m saat terbentang, berat lepas landas maksimum 41 kg. Muatan yang dapat dibawa hingga 7 kg, disimpan di tengah badannya.

Drone berdesain unik ini dilengkapi empat rotor bertenaga listrik, yang dapat terbang dengan kecepatan jelajah 130 km/jam, ketinggian terbang maksimum 4.500 m dan jangkauan operasi 96 km.

Sementara untuk varian P5, memiliki berat lepas landas maksimum (MTOW) 145 kg, tiga kali lipat lebih dibandingkan P4, dan membawa muatan 23 kg, juga tiga kali lipat lebih dari pada P4. Sedangkan jangkauan operasinya sekitar 740 km. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *