Dua pilot USAF selamat setelah lontarkan diri dari jet T-38 yang jatuh di Alabama
USAF AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet latih T-38 Talon Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) jatuh di wilayah pedesaan Alabama barat pada Selasa, 12 Mei 2026. Beruntung, kedua pilot yang berada di dalam pesawat berhasil melontarkan diri (eject) sebelum pesawat menghantam tanah.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat saat pesawat sedang menjalani misi pelatihan rutin. Pesawat tersebut berasal dari Wing Pelatihan Terbang ke-14 yang bermarkas di Pangkalan Angkatan Udara Columbus (CAFB), Mississippi.
Menurut pernyataan resmi dari pihak pangkalan, kedua pilot ditemukan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi untuk mendapatkan evaluasi medis.
Lokasi jatuhnya pesawat dilaporkan berada di dekat perbatasan antara Fayette County dan Lamar County, Alabama.
“Penyebab kecelakaan saat ini belum diketahui dan akan diselidiki oleh Dewan Investigasi Keselamatan,” tulis pihak pangkalan dalam siaran persnya.
T-38 Talon merupakan jet latih supersonik bermesin ganda yang telah digunakan selama lebih dari enam dekade untuk melatih calon pilot jet tempur dan pengebom AS.
Meski telah mendapatkan berbagai peningkatan avionik (varian T-38C), armada ini sering dikritik karena faktor usia yang sudah tua dan masalah kesiapan suku cadang.
USAF saat ini sedang dalam proses transisi untuk mengganti T-38 dengan jet latih generasi terbaru, Boeing T-7A Red Hawk.
Jet latih baru ini dirancang lebih mampu mempersiapkan pilot untuk mengoperasikan jet tempur generasi kelima seperti F-22 dan F-35.
Kecelakaan di Alabama merupakan insiden serius T-38 pertama yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir, setelah serangkaian kecelakaan serupa yang terjadi pada tahun 2021 dan 2022. (RF)

