Karpat, tank medium baru dengan kanon 120 mm hasil garapan bersama Turkiye dan Slowakia
FNSS AIRSPACE REVIEW – CSG Group dari Slowakia dan produsen kendaraan lapis baja FNSS dari Turkiye, secara bersama memperkenalkan tank medium CFL-120 Karpat di pameran pertahanan IDEB 2026 di Bratislava pada 12–14 Mei.
Peluncuran perdana Karpat ini bertepatan dengan pengumuman perjanjian kerja sama strategis antara CSG dan FNSS yang mencakup pengembangan dan produksi bersama, serta penjualan terutama untuk pasar Eropa.
Kemitraan ini akan memanfaatkan fasilitas industri CSG yang sudah ada di Slowakia, serta memperkenalkan transfer teknologi secara bertahap dari FNSS dan melibatkan pemasok lokal.
Yang menarik dari tank Karpat ini adalah turret HITFACT MkII buatan Leonardo Italia, yang di pasang pada sasis tank medium FNSS Kaplan (Harimau), pengembangan bersama PT Pindad dari Indonesia.
Bila tank Kaplan menggunakan kanon utama kaliber 105 mm, Karpat menggunakan kanon 120 mm yang biasanya digunakan pada tank tempur utama (MBT) dengan daya gempur lebih kuat.
Kelebihan lain Karpat adalah bobotnya yang hanya 34 ton, jauh lebih ringan daripada MBT yang umumnya mencapai 55-65 ton, sehingga tank lebih lincah bermanuver di segala permukaan medan.
Dibekali mesin diesel Caterpillar C13 berdaya 711 hp, Karpat dapat melaju hingga kecepatan maksimum 70 km/jam dan jangkauan operasional sekitar 450 km.
Platform ini mendukung integrasi sistem manajemen pertempuran, sistem peringatan laser, peralatan navigasi dan komunikasi, serta dapat menerima sistem perlindungan aktif terhadap drone dan rudal antitank.
Sebagai tank modern, Karpat dilengkapi juga dengan sistem pengamatan siang dan termal, alat bidik komandan dan penembak yang distabilkan, serta pengukur jarak laser.
Berkemampuan “hunter-killer”, memungkinkan komandan tank untuk mengidentifikasi dan menetapkan target berikutnya sementara penembak menyerang target yang ada.
Salah satu pesaing utama Karpat datang dari produsen satu negara, yakni Otokar yang menawarkan tank medium Tulpar. Tank ini juga mengusung turret HITFACT MkII dengan kaliber kanon yang sama. (RBS)

