Wacana merger United – American Airlines: Bakal jadi raksasa dunia dengan lebih 3.000 pesawat

Wacana merger American Airlines dan United AirlinesJoe Pries (Wikimedia)

AIRSPACE REVIEW – Industri penerbangan global berpotensi mengalami perubahan peta kekuatan yang drastis, seiring munculnya laporan mengenai rencana penggabungan (merger) dua maskapai raksasa Amerika Serikat, United Airlines dan American Airlines.

Jika terwujud, kolaborasi ini akan menciptakan entitas dirgantara terbesar yang pernah ada.

Menurut laporan dari Reuters dan Bloomberg, CEO United Airlines, Scott Kirby, telah melontarkan gagasan merger ini dalam serangkaian diskusi dengan pejabat pemerintah Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

Kirby dikabarkan sempat membahas hal ini dalam pertemuan dengan Presiden Donald Trump pada akhir Februari 2026.

Meski demikian, pembicaraan ini masih bersifat informal dan belum menjadi proposal resmi.

Potensi penggabungan ini menjadi sorotan karena skala armada yang akan dimiliki.

United dan American Airlines diperkirakan akan mengoperasikan lebih dari 3.200 pesawat komersial, termasuk di antaranya sekitar 1.000 unit jet keluarga Boeing 737.

Kirby berargumen bahwa dengan menjadi satu entitas, maskapai tersebut akan memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk bersaing di pasar internasional.

Langkah ini dipandang perlu guna menandingi dominasi maskapai asing pada rute-rute jarak jauh (long-haul) yang selama ini melayani pasar Amerika Serikat.

Kendati menawarkan kekuatan armada yang luar biasa, rencana ini diprediksi akan menghadapi pengawasan ketat dari regulator antimonopoli (antitrust).

Saat ini, pasar domestik AS sudah didominasi oleh empat besar (Big Four), yaitu American, Delta, United, dan Southwest.

Penggabungan dua di antaranya dikhawatirkan akan memicu monopoli, kenaikan harga tiket, serta tumpang tindih rute yang signifikan.

Di sisi lain, kondisi finansial kedua perusahaan juga menjadi bahan pertimbangan.

American Airlines saat ini sedang berupaya keras menekan beban utang yang mencapai 25 miliar USD. Sementara itu, United Airlines berada dalam tren yang lebih stabil dan agresif dalam melakukan ekspansi pasar.

Hingga saat ini, baik pihak United Airlines maupun American Airlines belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor yang beredar.

Jika rencana ini benar-benar berjalan, maka ini akan menjadi konsolidasi paling bersejarah dalam industri penerbangan modern. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *