India menambah delapan pesawat pengawasan maritim Dornier 228 yang dibuat dalam negeri oleh HAL, total armada menjadi 46 unit

Indian Coast Guard Do-228ICG

AIRSPACE REVIEW – India terus memperkuat kemampuan patroli udara maritimnya setelah Kementerian Pertahanan mengumumkan penandatanganan kontrak dengan Hindustan Aeronautics Limited (HAL) untuk memproduksi delapan pesawat Dornier 228 (Do 228) bagi Penjaga Pantai India.

Kontrak senilai 280 juta dolar AS (Rp4,71 triliun) ini merupakan bagian dari kebijakan pengadaan “Make in India”, yang memprioritaskan produksi lokal dan mensyaratkan persentase konten domestik yang tinggi, diperkirakan lebih dari 70%.

Pesawat tersebut akan diproduksi oleh divisi transportasi HAL di Kanpur dan mengurangi ketergantungan pada pemasok asing.

Program ini juga meningkatkan rantai produksi dalam negeri dengan melibatkan beberapa pemasok lokal yang bertanggung jawab atas sistem elektronik, struktur, dan peralatan misi.

Dirancang untuk beroperasi di lingkungan maritim yang menantang, Dornier 228 adalah pesawat turboprop ganda ringan yang terkenal dengan kemampuan lepas landas dan pendaratan pendek untuk beroperasi di landasan pacu terpencil dan pangkalan operasi terdepan.

Unit-unit baru ini diharapkan dapat menggabungkan sensor modern, termasuk radar maritim multimode, sistem elektro-optik dan inframerah, serta peralatan identifikasi kapal otomatis.

Selain tugas patroli pantai, kapal ini juga melakukan pencarian dan penyelamatan, evakuasi medis, pemantauan lingkungan, dan dukungan untuk operasi keamanan maritim.

Versi terbaru Dornier 228 dilengkapi kokpit digital dan sistem misi terintegrasi yang mampu mengirimkan data secara real-time ke pusat komando dan unit angkatan laut, meningkatkan kesadaran situasional dan mempercepat pengambilan keputusan selama operasi.

Saat ini, Penjaga Pantai India mengoperasikan armada sekitar 38 pesawat Dornier 228, yang dianggap sebagai tulang punggung pengawasan udara jarak pendek negara tersebut.

Kedatangan pesawat baru ini diharapkan dapat memperluas cakupan operasional di wilayah-wilayah strategis Samudra Hindia, terutama mengingat meningkatnya permintaan untuk memantau jalur perdagangan dan menanggapi keadaan darurat maritim.

Inisiatif ini juga sesuai dengan strategi nasional yang dikenal sebagai Aatmanirbhar Bharat, yang bertujuan untuk memperkuat industri pertahanan lokal dan merangsang pengembangan teknologi dalam negeri.

Dengan dimasukkannya pesawat-pesawat ini, India berupaya tidak hanya meningkatkan kemampuannya untuk menanggapi insiden maritim, tetapi juga untuk mengkonsolidasikan basis industri kedirgantaraan yang lebih kuat. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *