Manuver jet F-15EX yang indah tertangkap oleh kamera fotografer penerbangan profesional

USAF F-15EXRussell Hill/Via TWZ

AIRSPACE REVIEW – Sejumlah foto yang dibuat oleh fotografer penerbangan profesioanl Russel Hill memperlihatkan manuver-manuver jet tempur Boeing F-15EX Eagle II yang sangat indah. Foto-foto tersebut diunggah oleh portal pertahanan The War Zone (TWZ) di lamannya.

Gambar tersebut diambil di Bandara Internasional Portland (PDX), yang juga menjadi markas Pangkalan Garda Nasional Udara Portland (PANG).

Di pangkalan tersebut terdapat Wing Tempur ke-142/Skuadron Tempur ke-123, yang lebih dikenal sebagai Redhawks.

Unit yang terkenal ini dipilih sebagai operator F-15EX pertama, dengan cepat mentransisikan Eagle II dari pengujian ke status operasional. Dalam prosesnya, Redhawks akan melepaskan F-15C/D mereka yang berusia 40 tahun.

Dalam salah satu foto yang dibuat oleh Hill, terlihat sebuah F-15EX menanjak vertikal di langit pagi Oregon yang berembun.

Perlu dicatat bahwa penggunaan afterburner oleh F-15 yang berbasis di PANG bukanlah kejadian rutin sehari-hari.

Hal ini untuk mengurangi kebisingan dan penghematan bahan bakar, selain landasan pacu yang tersedia juga panjang.

Namun untuk beberapa misi, seperti saat pesawat-pesawat siaga lepas landas, atau uji penerbangan fungsional, atau untuk acara khusus, seperti penerbangan terakhir ini, F-15 melesat di landasan pacu dengan mesin pendorong penuh.

Aset Operasional Garis Depan

Jet tempur F-15EX Eagle II adalah versi paling mutakhir sebagai penerus keluarga jet legendaris F-15 Eagle.

Hingga Januari 2026, F-15EX telah bertransformasi dari tahap pengujian menjadi aset operasional garis depan yang vital.

Pesawat ini resmi masuk ke dalam layanan operasional (Initial Operational Capability/IOC) pada Juli 2024.

F-15EX memiliki kelebihan dibandingkan versi Eagle terdahulu, karena pesawat ini telah dilengkapi dengan sistem Fly-by-Wire digital guna memberikan kendali lebih presisi dan stabilitas tinggi.

Fitur lainnya yang menjadi keunggulan F-15EX adalah sistem peperangan elektronik canggih yang memungkinkannya bertahan di zona pertahanan udara modern, yakni EPAWSS (Eagle Passive/Active Warning Survivability System).

Dari sisi kapasitas muatan, F-15EX memiliki kapabilitas untuk membawa hingga 12 rudal udara ke udara (AMRAAM) atau persenjataan stand-off berat yang tidak bisa dibawa oleh jet tempur siluman seperti F-35.

Boeing sampai Januari ini telah mengirimkan sekitar 15–20 unit F-15EX ke USAF, meliputi Batch 1 sebanyak delapan pesawat dan pengiriman awal Batch 2 untuk unit operasional di Portland.

Boeing menargetkan untuk mencapai kapasitas produksi 24 unit per tahun mulai akhir 2026, guna memenuhi kebutuhan USAF yang dicanangkan akan mendapatkan total 129 unit F-15EX dari rencana sebelumnya yang sempat dipangkas ke 98 unit.

Selain memenuhi kebutuhan di dalam negeri, F-15EX juga telah mendapatkan negara pengimpor pertamanya, yakni Israel yang membeli 25 F-15EX (F-15IA) dengan opsi tambahan 25 unit lagi. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *