USAF resmi menerima jet latih T-7A pertamanya, menggantikan T-38 yang sudah beroperasi selama 60 tahun

USAF resmi menerima jet latih T-7A Red HawkUSAF

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara AS (USAF) telah menerima jet latih canggih Boeing T-7A Red Hawk pertama, menandai dimulainya penggantian armada Northrop T-38 Talon yang sudah beroperasi lebih dari enam dekade.

Upacara penerimaan diselenggarakan oleh Komando Pendidikan & Pelatihan Angkatan Udara (AETC) pada 9 Januari 2026 di Pangkalan Gabungan San Antonio–Randolph.

Para pemimpin senior USAF menghadiri upacara tersebut, termasuk Wakil Kepala Staf Letjen Scott Pleus, Komandan AETC Letjen Clark J. Quinn, serta Wakil Presiden dan Manajer Umum Boeing Air Defense Daniel Gillian.

AETC akan menggunakan T-7A untuk mengembangkan metode pelatihan yang diperbarui bagi pilot yang disiapkan untuk menerbangkan jet tempur generasi ke-5 dan ke-6.

Skuadron Latihan Terbang ke-99 dari Wing Latihan Terbang ke-12 menjadi unit USAF pertama yang menggunakan pesawat tersebut.

Total USAF akan mendapatkan 351 pesawat dengan nilai kontrak mencapai 9,2 miliar dolar AS, termasuk sistem simulator dan perangkat pendukung lainnya.

Pesawat yang diproduksi oleh Boeing bersama mitranya Saab dari Swedia ini terbang perdana pada 20 Desember 2016, dengan lima prototipe dibangun termasuk dua untuk uji terbang.

Jet T-7A ini menggabungkan rekayasa digital canggih, rangkaian avionik diperbarui, dan arsitektur sistem terbuka yang dirancang untuk berkembang sesuai dengan kebutuhan pelatihan di masa depan.

Pesawat ditenagai satu mesin turbofan General Electric F404 -GE-103, memiliki kecepatan maksimum 0,9 Mach, ketinggian terbang maksimum 15.000 m, dan jangkauan operasi 1.830 km. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *