Pesawat CN235 menjadi salah satu sorotan dalam Operation Absolute Resolve yang digelar AS untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro

CN-235M-100 USAFSOC dilibatkan dalam Operasi Absolute ResolveVia X

AIRSPACE REVIEW – Dari total 150 pesawat yang dikerahkan oleh Amerika Serikat dalam Operation Absolute Resolve untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada dini hari taggal 3 Januari 2026, pesawat CN235 (CN-235M-100) adalah salah satu pesawat yang mendapat sorotan.

Bagi Indonesia, CN235 memiliki keterkaitan emosional karena produksi pesawat angkut kelas ringan/medium ini merupakan hasil kerja sama antara CASA (Spanyol) dan ndustri Pesawat Terbang Nurtanio/IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia/PTDI) dari Indonesia.

Pesawat yang digunakan dalam operasi militer AS di Venezuela tersebut, dioperasikan oleh Skadron Operasi Khusus ke-427 (427th Special Operations Squadron), bagian dari Komando Operasi Khusus Angkatan Udara AS (USAFSOC).

Skadron ini awalnya dibentuk selama Perang Dunia II sebagai Skuadron Pesawat Tempur Malam ke-427.

Unit yang digunakan oleh USAFSOC adalah pesawat CN-235M-100. Walaupun pesawat ini diproduksi oleh CASA di Seville, Spanyol (sekarang Airbus Defence and Space), pesawat ini tetap merupakan desain gabungan yang mendunia. Saat ini bahkan seluruh produksi penuh CN235 telah dialihkan oleh Airbus Defence and Space ke PTDI di Bandung, Jawa Barat.

Pesawat CN-235 USAFSOC digunakan secara khusus untuk misi pengintaian dan operasi rahasia di berbagai belahan dunia, terkadang beroperasi bersama dengan Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Skadron ke-427 yang mengoperasikan pesawat tersebut, merupakan salah satu unit rahasia (clandestine unit).

Selain bertugas menyediakan pelatihan dan dukungan awak pesawat berkemampuan lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek (STOL), skadron ini juga terlibat langsung dalam opersi militer yang digelar AS, seperti di Venezuela.

Pesawat CN235 dipilih oleh USAFSOC untuk kebutuhan pelatihan Pasukan Operasi Khusus Angkatan Darat AS (US Army SOF). Pesawat ini juga digunakan langsung untuk melaksanakan misi infiltrasi dan eksfiltrasi di wilayah-wilayah tertentu yang sesuai.

Ini adalah bagian dari keunggulan utama. CN-235 yang dapat beroperasi dari landasan pacu yang sangat pendek, kurang dari 1.000 m dan tidak beraspal, sehingga memungkinkan pendaratan di lokasi terpencil atau tersembunyi.

Skuadron ke-427 diyakini mengoperasikan sekitar lima hingga enam pesawat CN235. Namun ada juga yang menyebut jumlahnya hingga 13 unit, termasuk varian CN-235-300.

Modifikasi Khusus

Berbeda dengan pesawat lainnya, CN235 yang dioperasikan Skadron ke-427 USAFSOC telah mengalami modifikasi khusus yang ekstensif.

Sumber terbuka menyebut CN-235 USAFSOC sejak awal dirancang untuk misi Intelijen, Pengawasan, dan Pengintaian (ISR), serta dukungan langsung untuk operasi kontra-terorisme dan infiltrasi serta evakuasi tim pasukan khusus.

Elemen kunci dari peralatan mereka adalah sistem pengumpulan intelijen waktu nyata yang canggih, yang mengintegrasikan data dari berbagai sensor ke dalam satu gambaran situasi yang koheren.

CN235 USAFSOC dilengkapi dengan sistem pengawasan udara sudut lebar (Wide Area Augmentation System/WAAS), yang dipasang miring di badan pesawat. Hal ini memungkinkan pengamatan area yang luas dan analisis pola aktivitas di darat.

WAAS adalah sistem navigasi berbasis satelit yang dikembangkan oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS untuk meningkatkan akurasi, integritas, dan ketersediaan sinyal GPS (Global Positioning System) bagi pengguna penerbangan.

Data dari sensor yang didapat kemudian digabungkan dengan sumber lain, memungkinkan deteksi dan pelacakan target yang tepat.

Komponen lainnya yang tidak kalah penting di pesawat CN235 USAFSOC adalah rangkaian SIGINT, yang terdiri dari susunan antena yang dirancang untuk mencegat komunikasi radio, seluler, dan satelit.

Sistem ini dapat berinteraksi dengan data geolokasi yang disediakan oleh badan intelijen AS, sehingga memungkinkan penargetan sumber emisi yang tepat, termasuk perangkat yang digunakan oleh pihak yang bertempur dan struktur komando musuh.

Salah satu ciri khas visual dari modifikasi CN235 USAFSOC terlihat dari rangkaian antena yang khas di bagian bawah badan pesawat.

Selain itu ada rangkaian antena ventilasi yang terletak di antara kaki roda pendaratan utama.

Rangkaian ISR dilengkapi dengan sistem komunikasi waktu nyata yang canggih, memungkinkan transmisi langsung video dan audio ke pusat komando dan stasiun darat.

Pengiriman data dilakukan dalam format streaming menjadikan CN235 berfungsi sebagai pusat informasi udara, memberikan dukungan waktu nyata untuk operasi tempur.

Sensor optoelektronik dan inframerah juga merupakan bagian penting dari peralatan yang diintegrasikan pada CN235 ini.

Pesawat CN235 USAFSOC menggunakan sistem pengawasan terintegrasi, termasuk modul intelijen visual yang terletak di sisi kiri badan pesawat, di belakang pintu keluar darurat, dengan kanopi yang dapat digerakkan.

Sistem ini secara simultan menangkap gambar dalam spektrum tampak, inframerah dekat, dan inframerah, menawarkan bidang pandang yang luas dan kemampuan untuk melakukan pengawasan siang dan malam, terlepas dari kondisi cuaca.

Data citra ditransmisikan untuk analisis di darat, memungkinkan identifikasi dan klasifikasi target.

Selain itu, CN-235 dilengkapi dengan sensor EO/IR, termasuk kamera termal yang mampu mendeteksi kendaraan dan personel dalam kondisi visibilitas rendah.

Elemen-elemen sistem ini terlihat dalam bentuk pintu kamera yang terletak di bawah badan pesawat bagian depan, sedikit bergeser ke sisi kiri.

Seluruh sistem didukung oleh pencitraan multispektral resolusi tinggi, yang dinilai pada tingkat yang memungkinkan analisis rinci target taktis.

Dengan masih digunakannya pesawat CN235 oleh Skadron ke-427 USAFSOC, menandai keandalan dan ketangguhan pesawat ini untuk dilibatkan operasi-operasi militer tingkat tinggi yang digelar AS.

Bak pahlawan tanpa tada jasa, CN235 telah membuktikan kinerjanya dalam salah satu operasi militer yang menjadi perhatian dunia. (RNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *