AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Israel Aerospace Industries (IAI) pada awal Desember 2025 mengumumkan telah menyelesaikan perjanjian ekspor penting dengan Thailand untuk pengiriman sejumlah sistem pertahanan udara Barak MX.
Kehadiran sistem pertahanan udara canggih ini akan memberikan Thailand kemampuan berlapis dan terhubung yang dirancang untuk melawan berbagai ancaman udara modern.
Sistem ini didasarkan pada arsitektur fleksibel yang dapat dikonfigurasi dalam berbagai varian untuk memenuhi kebutuhan operasional, mulai dari pertahanan titik hingga perlindungan tingkat teater penuh.
Barak MX mampu melindungi infrastruktur statis, formasi bergerak, dan pusat populasi dari berbagai ancaman udara termasuk pesawat terbang, drone, rudal jelajah, dan ancaman rudal balistik.
Sistem ini memiliki radar canggih, sistem komando dan kendali, serta berbagai jenis rudal pencegat, menawarkan perlindungan bergerak dan terhubung untuk operasi pertahanan medan perang modern.
Sistem Barak MX dilengkapi dengan Radar Multi-Misi (MMR) buatan IAI, sebuah radar AESA solid-state yang dikendalikan secara digital dan mampu melacak ratusan target secara bersamaan.
Radar ini beroperasi di pita S dan dioptimalkan untuk melacak berbagai ancaman, termasuk proyektil balistik, pesawat terbang, helikopter, dan UAV, dalam kondisi gangguan peperangan elektronik.
Sementara itu, inti dari kemampuan Barak MX adalah keluarga rudal multi lapisan, yang mencakup tiga jenis pencegat utama.
Pertama, Barak-MRAD (Jarak Menengah) dengan jangkauan 35 km, lalu Barak-LRAD (Jarak Jauh) dengan jangkauan 70 km, dan Barak-ER (Jarak Jauh) yang dapat menyerang target pada jarak hingga 150 km.
Semua varian rudal diluncurkan secara vertikal, memiliki fitur pelacak radar aktif, dan mampu melakukan manuver gesit untuk mencegat target yang lincah dan berkecepatan tinggi.
Pusat Komando dan Kontrol (C2) Barak MX memproses data radar waktu nyata, umpan intelijen eksternal, dan perintah penyerangan melalui sistem manajemen pertempuran yang dibantu sistem kecerdasan buatan (AI).
Pendekatan berbasis perangkat lunak ini memungkinkan operator untuk memprioritaskan dan menugaskan pencegat secara otomatis atau manual, tergantung pada doktrin pertempuran yang digunakan.
Seluruh ekosistem Barak MX dirancang untuk mobilitas dan penyebaran cepat.
Semua komponen sistem, termasuk radar, peluncur, unit pengisian ulang, dan kendaraan pendukung, dipasang pada platform beroda taktis, memungkinkan fleksibilitas operasional yang tinggi.
Mobilitas ini memungkinkan pasukan pertahanan udara untuk berpindah posisi dengan cepat, menghindari target musuh, dan melindungi formasi bergerak atau aset bernilai tinggi. (RBS)

