Setelah melibatkan jet tempur F-16, Angkatan Udara Thailand juga mengerahkan Gripen dalam konflik dengan Kamboja

Thailand kerahkan Gripen untuk menyerang KambojaVia X

AIRSPACE REVIEW – Pada hari pertama konflik bersenjata antara Thailand dengan Kamboja tanggal 24 Juli 2025, Angkatan Udara Thailand (RTAF) langsung melibatkan jet tempur F-16 miliknya untuk menyerang sasaran di Kamboja.

Selain menggunakan bom konvensional jenis Mk.82, jet tempur asal Amerika Serikat tersebut juga menjatuhkan bom berpemandu presisi KGGB buatan Korea Selatan untuk pertama kalinya.

Kini RTAF telah mengkonfirmasi bila mereka juga menggunakan untuk pertama kalinya jet tempur asal Swedia, Saab Gripen, untuk menggempur posisi pasukan Kamboja.

Dilaporkan, serangan ini menargetkan aset Kamboja yang terletak di dekat Phu Ma Kua dan kuil Ta Muen Thom.

Keduanya telah menjadi fokus serangan artileri dan roket lintas perbatasan baru-baru ini yang mengakibatkan banyak korban sipil dan militer.

“Militer Kamboja telah menempatkan sistem persenjataan di Phu Ma Kua dan kuil Ta Muen Thom untuk melancarkan serangan terhadap Thailand. Misi ini untuk menghancurkan aset-aset musuh dan keempat jet tempur RTAF kembali dengan selamat ke pangkalan mereka,” kata RTAF dalam sebuah pernyataan resmi.

Pasukan Kamboja diyakini telah mengerahkan sistem roket peluncur roket multi laras RM-70 dan BM-21 di kedua lokasi yang disengketakan.

Sistem roket artileri ini digunakan untuk membombardir desa-desa perbatasan Thailand, yang menyebabkan sedikitnya 19 kematian, termasuk enam personel militer Thailand.

Sementara itu, Phnom Penh telah mengklaim 13 korban jiwa di pihaknya, termasuk lima tentara, yang diduga akibat serangan balasan Thailand.

Dalam konflik ini, armada jet tempur RTAF jauh lebih superior dibandingkan milik Angkatan Udara Kamboja (RCAF) yang hanya enam L-39 buatan Ceko, dan beberapa jet tempur tua era Uni Soviet seperti MiG-21 dan MiG-17F.

Sedangkan RTAF, selain memiliki F-16A/B/AM/BM dan Gripen C/D, diperkuat pula oleh jet tempur F-5E/F TH, Alpa jet, T-50TH, dan pesawat anti gerilya baru AT-6B Wolverine. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *