AIRSPACE REVIEW – Maskapai penerbangan nasional Belanda, KLM, telah mengizinkan pilotnya untuk mengambil cuti dan menerbangkan jet tempur F-35 Angkatan Udara dan Antariska Kerajaan Belanda (KLu) sebagai pilot cadangan.
CEO KLM Marjan Rintel dan Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Belanda Gijs Tuinman pada minggu ini telah menandatangani perjanjian mengenai hal itu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perjanjian tersebut memungkinkan pilot komersial KLM bertugas sebagai cadangan KLu untuk menerbangkan jet tempur generasi kelima.
Saat ini KLu memiliki 46 F-35A Lightning II buatan Lockheed Martin dari Amerika Serikat.
Kemitraan tersebut memperkuat integrasi antara penerbangan sipil dan militer di Belanda dan dipandang sebagai kemajuan strategis untuk meningkatkan ketahanan nasional dalam skenario geopolitik Eropa saat ini.
KLM menyatakan bahwa kesepakatan ini akan bersifat sukarela dan berlaku bagi pilot dengan pengalaman militer sebelumnya yang berada di posisi tingkat pemula di maskapai tersebut. Saat ini terdapat 11 mantan pilot F-35 KLu yang bekerja di KLM.
“Saya bangga KLM dapat berkontribusi pada ketahanan Belanda dengan cara ini hari ini,” ujar Rintel.
“Melalui perluasan kerja sama ini, kami dapat memberikan kesempatan kepada rekan-rekan yang ingin melakukannya untuk memainkan peran penting sebagai anggota cadangan,” lanjut dia.
Kesepakatan ini juga akan menjajaki peluang untuk berkolaborasi di bidang rekrutmen, pelatihan, kegiatan MRO, dan transportasi udara.
“Dunia di sekitar kita menjadi kurang aman, dan tantangan bagi angkatan bersenjata sangatlah signifikan,” kata Tuinman .
Oleh karena itu, tambah dia, kerja sama dengan sektor bisnis sangat penting, karena dapat saling membantu dan memperkuat.
“Saya senang dengan langkah menuju kolaborasi yang lebih erat yang kita ambil hari ini dengan KLM untuk menjadikan Belanda lebih tangguh.”
Pada hari Senin Kementerian Pertahanan Belanda juga mengumumkan pengiriman F-35 ke Polandia untuk berpatroli di perbatasan timur NATO. Namun jumlah pesawat yang dikirimkan tidak diungkap. (RNS)

