AIRSPACE REVIEW – Angkatan Darat AS akan mendapatkan hingga 334 unit Bell MV-75 (sebelumnya dikenal sebagai V-280 Valor) hingga tahun 2040 mendatang.
Pesawat ini untuk melengkapi tiga brigade penerbangan tempur ringan dan tiga brigade penerbangan berat atau teater.
Selain itu, MV-75 diperuntukkan juga untuk Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM), pangkalan pelatihan awal, dan armada MEDEVAC khusus.
Bell V-280/MV-75 dipilih sebagai pemenang program Future Long-Range Assault Aircraft (FLRAA) pada 5 Desember 2022 mengalahkan Sikorsky-Boeing SB-1 Defiant X.
Keunggulan utama MV-75 adalah kecepatan jelajahnya yang tinggi, mencapai 280 knot (sekitar 518 km/jam), hampir dua kali lipat kecepatan jelajah UH-60 Black Hawk.
Pesawat tilt rotor ini ditenagai oleh dua mesin Rolls-Royce AE1107F. Pesawat diawaki dua kru dan mengangkut 12 pasukan.
MV-75 dapat terbang sejauh 1.700 mil laut tanpa pengisian bahan bakar dan beroperasi pada ketinggian hingga 1.800 m.
Sepertinya halnya UH-60 Black Hawk, MV-75 diharapkan dapat melakukan berbagai misi, termasuk penyerangan, transportasi intra-teater, evakuasi aeromedis, dan operasi khusus. (RBS)

