KAI kembangkan jet tempur kursi tunggal F-50 dari basis FA-50, lebih efisien dibandingkan F-16

F-50Istimewa

AIRSPACE REVIEW – Korea Aerospace Industries (KAI) dilaporkan mulai melanjutkan pengembangan jet tempur berkursi tunggal menggunakan basis FA-50 Fighting Eagle.

Disebutkan bahwa KAI akan memulai dengan membuat simulator evaluasi pengendalian khusus untuk versi kursi tunggal FA-50 untuk menilai karakteristik pengendalian model kursi tunggal tersebut.

Pesawat yang diberi kode F-50 tersebut akan menghilangkan tempat duduk pilot belakang dan memasang sistem bahan bakar tambahan 300 galon.

Modifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan radius operasional F-50 sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan dengan FA-50 saat ini yang berjarak 443 km.

Pengembangan F-50 dijadwalkan akan selesai pada tahun 2028.

Program tersebut dirancang untuk memperluas daya saing keluarga Fighting Eagle di pasar ekspor, di mana banyak angkatan udara membutuhkan jet tempur multiperan tetapi beroperasi dengan anggaran terbatas.

KAI memperkirakan F-50 akan mempertahankan sekitar 80 persen kemampuan jet tempur seperti Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon serta mengurangi biaya akuisisi dan pemeliharaan.

Saat ini FA-50 kursi tandem telah digunakan oleh Angkatan Udara Filipina dengan model FA-50PH, Irak FA-50IQ, lalu FA-50M untuk Malaysia, FA-50TH versi Thailand, dan FA-50PL untuk Polandia. (RBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *