AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kelompok militan Palestina Hamas berhasil menguasai puluhan kendaraan tempur militer Israel, termasuk di antaranya Tank Tempur Utama (MBT) Merkava, usai melakukan penyerbuan mendadak memasuki wilayah Israel dari perbatasan di Jalur Gaza pada Sabtu pagi.
Media melaporkan, setidaknya lima tank Merkava dan 15 kendaraan lapis baja beroda rantai lainnya disita di pos pemeriksaan dan pangkalan Israel.
Kendaraan militer yang berhasil dikuasi sebagian b4esar adalah jenis pengangkut personel lapis baja seperti M113 tetapi dan ada juga pengangkut personel lapis baja berat Nakpadon berbasis tank Centurion.
Foto-foto yang diunggah Hamas melalui media sosial menunjukkan sekitar 10 kendaraan bersenjata ditangkap dalam serangan di pangkalan perbatasan dekat kota Rafah.
Selain itu, sejumlah besar kendaraan lapis baja yang digunakan militer Israel untuk berpatroli di perbatasan jatuh ke tangan Palestina, lapor media.
Sebagian besar kendaraan militer Israel terlihat dalam kondisi sudah ditinggalkan oleh militer Israel.
Hamas tampaknya lebih tertarik pada kendaraan lapis baja ringan yang dapat mereka operasikan untuk pergerakan cepat ke wilayah mereka.
Akibat serangan dadakan Sabtu pagi yang didahului dengna tembakan lebih dari 5.000 roket itu, banyak tentara Israel yang dilaporkan terjebak dan ditangkap kelompok Hamas.
Video-video yang beredar memperlihatkan sebagian mereka telah tewas dengan kondisi yang mengenaskan.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan, militer memanggil pasukan cadangan untuk meningkatkan perang melawan Hamas menyusul serangan dari Jalur Gaza.
Dia juga mengumumkan situasi keamanan khusus dalam radius 50 mil dari Gaza, yang memungkinkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk memberikan instruksi keselamatan kepada warga sipil dan menutup situs-situs terkait.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan, negara dalam keadaan berperang melawan Hamas dan akan memenangkan peperangan.
IDF telah melancarkan Operasi Pedang Besi (Swords of Iron) dan mengerahkan puluhan jet tempurnya untuk menghancurkan target-target Hamas di sejumlah wilayah di Jalur Gaza.
Peperangan Israel dan Hamas meletus di tengah perang Rusia-Ukraina yang belum selesai.
-JDN-

