Inggris: Lima Su-57 dikerahkan Rusia dari pangkalan berjarak 500 km dengan perbatasan Ukraina

Lima Su-57 di Akhtubinks Rusia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Intelijen Inggris telah merilis sebuah citra satelit bandara di Akhtubinsk, Oblast Astrakhan, Rusia yang menunjukkan keberadaan jet tempur siluman Angkatan Udara Rusia, Su-57.

Pengamatan lebih dekat dari gambar tertanggal 25 Desember 2022 tersebut, menunjukkan setidaknya ada lima jet tempur Felon (sebutan NATO untuk Su-57) di bandara tersebut.

Bulgarian Military (9/1) menuliskan, jarak udara antara Akhtubinsk dan titik terdekat di Ukraina adalah 500 km.

Menurut analisis intelijen Inggris, AU Rusia menggunakan lima Su-57 Felon tersebut untuk melakukan serangan rudal udara ke udara terhadap sasaran di Ukraina.

Ditambahkan bahwa AU Rusia menggunakan Su-57 untuk serangan udara dari luar jangkauan visual.

AU Rusia punya alasan untuk mencoba berberapa alutsista barunya di palagan Rusia-Ukraina, yakni untuk menguji dan mengevaluasi kinerja sesungguhnya.

Selain Su-57, dilaporkan juga jet tempur tanpa awak S-70 UCAV dan tank tempur utama T-14 Armata turut diuji kesaktiannya.

Mengenai penggunaan Su-57, pada Oktober tahun lalu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bahwa Su-57 tampil sangat baik dalam mencapai target di luar jangkauan visual.

Diketahui, sebelum di perang Rusia-Ukraina, debut perang pertama Su-57 adalah saat mengambil bagian dalam operasi militer di Suriah.

Pada tahun 2021, beredar foto satelit pangkalan udara Khmeimim di Suriah, tempat dua pesawat tempur Su-57 tengah berada disana untuk misi tempurnya.

Mengenai Su-57, jet tempur generasi kelima rancangan biro Sukhoi ini sukses melakukan penerbangan perdananya pada 29 Januari 2010 dan resmi berdinas pada 25 Desember 2020.

Saat ini baru 21 pesawat yang telah dibuat, dengan rincian 10 unit untuk uji coba dan 11 lainnya versi produksi yang kini digunakan oleh AU Rusia.

-RBS-

One Reply to “Inggris: Lima Su-57 dikerahkan Rusia dari pangkalan berjarak 500 km dengan perbatasan Ukraina”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *