Kembali memanas! Pasukan Azerbaijan hancurkan lusinan kendaraan militer Armenia dengan drone TB2

Drone Bayraktar TB2 Azerbaijan hancurkan kendaraan militer ArmeniaIstimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Bersenjata Azerbaijan merilis rekaman pada hari Rabu (3/8) yang menunjukkan serangan presisi terhadap pasukan Armenia dengan menggunakan drone bersenjata Bayraktar TB2 buatan Turki.

Menurut siaran pers dari Kementerian Pertahanan Azerbaijan, formasi bersenjata ilegal Armenia di wilayah Azerbaijan, melakukan tindakan terorisme dan tindakan sabotase terhadap Unit Tentara Azerbaijan pada 3 Agustus.

“Anggota detasemen bersenjata ilegal Armenia berusaha merebut dataran tinggi Girkhgiz, yang terletak di pegunungan yang meliputi wilayah Kalbajar dan Lachin, dan membangun posisi tempur baru di sana,” kata rilis berita tersebut.

Militer Azerbaijan segera melakukan operasi pembalasan sebagai tanggapan terhadap serangan pasukan Armenia. Dimana drone TB2 mereka berhasil menghancurkan lusinan kendaraan militer Armenia.

Siaran pers resmi juga menyatakan bahwa sebagai akibat dari operasi pembalasan yang dilakukan oleh Unit Tentara Azerbaijan, dataran tinggi Girkhgiz, termasuk Saribaba dan beberapa dataran tinggi yang menguntungkan di sepanjang jajaran Karabakh di Pegunungan Kaukasus Kecil berhasil dikuasai.

Saat ini, unit-unit Angkatan Darat Azerbaijan sedang melakukan pekerjaan rekayasa untuk pembentukan posisi-posisi baru dan meletakkan jalan-jalan suplai di perbatasan-perbatasan yang menguntungkan.

Hubungan antara negara pecahan Uni Soviet ini memang tak harmonis. Armenia dan Azerbaijan telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Bentrokan terbaru antar kedua negara terjadi pada September 2020, di mana Azerbaijan berhasil membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman serta desa yang diduduki oleh Armenia selama hampir tiga dekade.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published.