China akan uji rudal hipersonik DF-17 dalam latihan militer di dekat Taiwan

DF-17Istimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – China akan menguji rudal balistik hipersonik jarak menengah DF-17 dalam latihan militer skala besar di dekat Taiwan yang disebut sebagai “Operasi Reunifikasi”.

Latihan militer yang sedang berlangsung ini dihubungkan sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Outlet media pemerintah China melaporkan pada hari Rabu, jet tempur siluman J-20 Mighty Dragon juga turut ambil bagian dalam latihan tersebut.

Global Times menulis, rudal DF-17 baru pertama kali dikerahkan dalam latihan dan akan “terbang” di atas Taiwan untuk pertama kalinya.

Pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) juga diperkirakan akan memasuki daerah itu dalam jarak 12 mil laut dan mengelilingi wilayah itu, kata ahli militer.

Komando Teater Timur Angkatan Bersenjata China mengatakan pada hari Rabu, pasukan yang terlibat dalam latihan tersebut telah melakukan latihan yang realistis di utara, barat daya, dan tenggara Taiwan.

Latihan diperkirakan akan berlangsung sampai Minggu siang, tulis Xinhua. Ditambahkan bahwa latihan penembakan langsung dilaksanakan di enam wilayah maritim besar dan ruang udara di sekitar Taiwan.”

DF-17 merupakan singkatan dari Dongfeng yang berarti Angin Timur. Rudal ini menggunakan peluncur hipersonik sebagai hulu ledaknya dan terbang hingga lima kali kecepatan suara dengan lintasan yang tidak bisa.

Rudal ini dirancang sebagai pembunuh kapal induk.

-Jaden-

Leave a Reply

Your email address will not be published.