Takut diambil China, AS berupaya angkat F-35C yang tenggelam ke dasar LCS

F-35CUSN
ROE

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Laut Amerika Serikat (USN) berupaya keras untuk mengangkat F-35C yang jatuh ke dasar Laut Cina Selatan (LCS).

Pada hari Senin (24/1), jet tempur siluman itu menambak dek USS Carl Vinson (CVN-70) saat melakukan pendaratan dan jatuh ke laut.

Pilot berhasil melontarkan diri dan diselamatkan oleh tim SAR menggunakan helikopter.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Juru Bicara Armada ke-7 AS Lt. Nicolas Lingo

Ini adalah insiden pertama F-35C milik USN dan merupakan insiden F-35 ketiga dalam tiga bulan terakhir.

Yang pertama adalah jatuhnya F-35B milik Angkatan Udara Inggris (RAF) dari kapal induk HMS Queen Elizabeth di Laut Mediterania.

Sementara yang kedua adalah pendaratan belly landing F-35A milik Angkatan Udara Korea Selatan di pangkalan militer negara itu.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pesawat menabrak dek penerbangan saat mendarat dan kemudian jatuh ke air,” kata Lt. Nicholas Lingo.

Tujuh personel USN termasuk pilot mengalami luka. Tiga orang dievakuasi untuk perawatan medis di Manila, Filipina. Sementara empat dirawat di atas kapal.

Mereka yang dibawa ke Manila dalam kondisi stabil pada Selasa pagi, USN menyiarkan.

Minggu ini, dua kelompok penyerang kapal induk Amerika yang terdiri lebih dari 14.000 pelaut dan marinir memulai latihan di Laut Cina Selatan dipimpin oleh kapal induk USS Carl Vinson dan USS Abraham Lincoln (CVN-72)

Tujuannya adalah untuk menunjukkan kemampuan Pasukan Gabungan Komando Indo-Pasifik AS untuk menyediakan kekuatan maritim yang kuat, seperti diberitakan AP.

AS dan sekutunya baru-baru ini meningkatkan latihan di Laut China Selatan dalam apa yang mereka sebut operasi kebebasan navigasi di bawah hukum internasional.

Hal ini dilakukan terkait klaim teritorial China atas Laut China Selatan.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *