banner roe

Harbin Z-19, heli serang kedua dari Negeri Panda

Harbin Z-19Istimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Selain mengembangkan heli serang murni kelas medium berat CAIG Z-10 (WZ-10), China juga membuat heli serang kelas ringannya secara mandiri Z-19 (WZ-19) yang diproduksi oleh Harbin Aircraft Manufacturing Corporation (HAMC)

Seperti halnya heli serang Z-10, desain dan pengembangan Z-19 dilakukan oleh 602nd Research Institute.

Konsep pengembangan serupa dengan Bell AH-1 Cobra berbasis UH-1, dimana Z-19 menggunakan komponen mekanis berasal dari heli Z-9W yang tak lain lisensi berdasarkan Eurocopter AS365 Dauphin.

Prototipe Z-19 berhasil terbang perdana pada 2011 dan masuk dinas tahun 2012.

Sejak itu dilaporkan setidaknya lebih dari 180 unit telah berdinas untuk People’s Liberation Army Ground Force (PLAGF).

Z-19 memiliki fitur rotor ekor fenestron yang memiliki kelebihan mengurangi tingkat kebisingan. Desain ‘knalpot’ juga telah dirancang untuk mengurangi jejak inframerah.

Z-19 dilengkapi dengan millimeter wave fire control radar, turret with FLIR, TV, laser rangefinder serta helmet mounted sight (HMS).

Persenjataannya digantung pada stubwing dengan pilihan berupa pod roket atau senapan mesin, rudal antitank HJ-8, dan rudal antipesawat TY-90.

Tak seperti pada umumnya heli serang yang dibekali kanon di dagunya, maka pada Z-19 tak tersedia. Hal ini serupa dengan heli Kawasaki OH-1 dari Jepang.

Mengenai spesifikasinya, Z-19 berdimensi panjang 12 m, tinggi 4,01 m, diameter rotor utama 11,93 m dan berat lepas landas maksimum (MTOW) 4.250 kg.

Sebagai penggeraknya berupa sepasang mesin turboshaft buatan lokal WZ-8C, masing-masing berdaya 700 kW (940 hp).

Heli dapat terbang dengan kecepatan maksimum 280 km/jam, ketinggian terbang hingga 6.000 m, serta jangkauan operasi sejauh 700 km.

Sampai saat ini Z-19 baru digunakan Militer China, namun Harbin sendiri telah membuat versi ekspor disebut sebagai Z-19E yang sukses mengudara pertama pada Mei 2017.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published.