Mengenal ZTD-05/VN16, ranpur amfibi asal Negeri Panda

Ranpur Amfibi ZTD-05-VN16Istimewa

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Korps Marinir Kerajaan Thailand (RTMC) pada 27 September 2021 memamerkan untuk pertama kalinya kendaraan tempur (ranpur) amfibi VN16 dalam sebuah upacara di Markas Besar RTMC Krom Luang Chumphon Kamp, Distrik Sattahip.

Diketahui, Thailand memboyong tiga unit VN16 dan menjadi negara kedua pengguna ranpur buatan NORINCO ini.

Sebelumnya Korps Marinir Venezuela telah mengadopsi seri VN16 dan VN18.

VN16 tak lain merupakan versi ekspor dari ZTD-05 yang mulai dikembangkan awal tahun 2000 oleh NORINCO dan masuk jalur produksi tahun 2005.

Terdapat dua varian utama yakni ZTD-05 yang merupakan varian ranpur serbu amfiibi (AAV) dan ZBD-05 sebagai ranpur infantri (IFV) yang dikenal juga sebagai VN18 untuk versi ekspornya.

Di tangan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), ZTD-05 didapuk menggantikan tank amfibi Tipe 63A gaek yang mulai digunakan akhir 1990-an.

Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat mengoperasikan 250 unit ZTD-05 dan 600 ZBD-05. Sedangkan Korps Marinir Angkatan Laut PLA memiliki 73 unit ZTD-05 dan 152 ZBD-05.

Sebagai pnggerak untuk ZTD-05/VN16 berupa mesin diesel berdaya 550 hp yang ditempatkan di bagian depan kendaraan dan memiliki sepasang water jet di buritan.

Ranpur ini memiliki kecepatan laju di darat 65 km/jam dan dapat berenang di atas air 30 km/jam. Sementara untuk jangkauan operasinya sejauh 500 km.

Untuk spesifikasinya ZTD-05/VN16 yang diawaki tiga-empat prajurit ini memiliki bobot 29 ton. Panjang badannya 9,5 m, lebar 3,3 m, dan tinggi 3,04 m.

ZTD-05/VN16 memiliki turret ZPT-99 dengan persenjataan utama berupa kanon ZPL-98A kaliber 105 mm.

Sebagai senjata sekunder adalah QJT-88 senapan mesin koaksial, lalu HJ-73C rudal anti tank dan

QJC-88 senapan mesin antipesawat.

-RBS-

Leave a Reply

Your email address will not be published.