FWIC TNI AU hasilkan lima Penerbang Tempur Instruktur Senjata

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Selama ini pendidikan Fighter Weapon Instructor Course (FWIC) dijalani oleh para penerbang tempur TNI Angkatan Udara di luar negeri atau dilaksanakan di dalam negeri dengan melibatkan instruktur-instruktur dari luar negeri.

Baru tahun ini FWIC dapat dilaksanakan sepenuhnya oleh TNI AU secara mandiri.

1st FWIC TNI AU dilaksanakan selama empat bulan di Lanud Iswajjudi sejak 5 April 2021 dan dibagi dalam dua tahap, yakni Ground Training dan Flying Training.

Ground Training dilaksanakan di Gedung Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI), sementara Flying Training di local training area Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.

Dalam pelaksanaan pendidikannya dilibatkan pesawat-pesawat tempur dari skadron asal para kandidat, yaitu F-16 Fighting Falcon, Su-27/30 Flanker, T-50i Golden Eagle, dan EMB-314 Super Tucano.

FWIC pertama TNI AU secara mandiri ini diikuti oleh lima penerbang tempur dari berbagai skadron udara TNI AU.

Mereka adalah Mayor Pnb Ferry Rachman (Skadron Udara 3), Mayor Pnb Satria Tikwana (Skadron Udara 11), Mayor Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko (Skadron Udara 15), Mayor Pnb Eri Nasrul Mahlidar (Skadron Udara 16), dan Mayor Pnb Dedy Pratomo (Skadron Udara 21).

Penerbang lulusan FWIC TNI AUPen Iwj

Kelima penerbang tempur tersebut diproyeksikan menjadi penasehat bidang pertempuran udara, baik pada tingkat taktis maupun operasional.

Pembinaan awak pesawat tempur

Asops KSAU Marsda TNI M. Khairil Lubis saat menutup 1st FWIC TNI AU 2021 secara virtual dari Mabesau pada 3 Agustus 2021 mengatakan, pelaksanaan FWIC merupakan salah satu upaya TNI AU dalam bidang pembinaan awak pesawat tempur.

Diharapkan, para lulusan nantinya memiliki kemampuan lebih agar dapat melatih dan meningkatkan kemampuan para penerbang tempur lainnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi pimpinan TNI AU atas keberhasilan penyelenggaraan FWIC ini.

“Selain keberhasilan mengakomodir kekuatan dan sumber daya, yang utama yakni keberhasilan dalam menjaga kualitas lulusannya,” ujar Asops seperti dikutip dari rilis dari Penerangan Lanud Iswahjudi.

Asops berharap, sebagai seorang FWI, para lulusan nantinya dapat menunjukkan kemampuan di setiap penugasan baik latihan maupun operasi.

Penutupan FWIC TNI AU 2021 diikuti oleh para Graduate FWIC dari Ruang Teddy Kustari Lanud Iswahjudi.

Penutupan FWIC TNI AU di Lanud IswahjudiPen Iwj

Turut hadir dalam penutupan FWIC ini Kaskoopsau II Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI M. Untung Suropati, dan sejumlah pejabat Lanud Iswahjudi.

RNS

One Reply to “FWIC TNI AU hasilkan lima Penerbang Tempur Instruktur Senjata”

  1. Kalo tak salah ingat :

    Instruktur F-16/T-50i/Sutuc didikan kursus pertempuran udara kanada

    Instruktur Sukhoi didikan instruktur kursus pertempuran udara dari afsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *