Setelah Sukhoi Checkmate, giliran MiG siapkan jet baru untuk kapal induk

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia membuat kejutan dengan meluncurkan jet tempur taktis mesin tunggal generasi kelima Sukhoi Checkmate di pameran kedirgantaraan MAKS-2021 pada 20 Juli 2021.

Tidak berhenti di situ, kini giliran Russian Aircraft Corporation (RAC) MiG diberitakan sedang mengembangkan prototipe pesawat tempur generasi kelima untuk digunakan di kapal induk.

Pesawat tersebut disebut berukuran sebesar MiG-35 dan menggunakan teknologi siluman.

“Perusahaan sedang mengerjakan pesawat tempur berbasis kapal induk generasi ke-5 yang menjanjikan, yang akan dibuat menggunakan teknologi siluman,” kata sumber informasi seperti diberitakan oleh Sputnik pada 25 Juli 2021.

Ditambahkan, saat ini perancangannya sudah masuk ke tahap pemodelan komputer.

Prototipe pertama pesawat ini direncanakan akan dirilis dalam beberapa tahun ke depan.

Tidak hanya pesawat dengan model lepas landas dan mendarat secara konvensional, MiG juga sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan prototipenya ke versi terbang dan mendarat secara vertikal (VTOL).

Nantinya, pesawat ini juga akan diberikan pendamping berupa pesawat tak berawak untuk melakukan fungsi pengisian bahan bakar di udara maupun melaksanakan serangan bersama.

Pengembangan jet tempur berawak dan tak berawak dalam satu komposisi kekuatan, menjadi tren yang dikembangkan untuk pesawat tempur generasi keenam.

UCAV kapal induk RusiaNGWT

Meski demikian, untuk prototipe jet tempur kapal induk terbarunya ini, Rusia menyebut pesawat tempur generasi kelima.

Akankah proyek pengembangan jet tempur berbasis kapal induk Rusia akan berhasil? Seberapa banyak Angkatan Laut Rusia akan mengakuisisi pesawat tempur baru untuk melengkapi kapal induknya.

Seperti diketahui, Rusia saat ini hanya memiliki satu kapal induk yang sedang menjalani modifikasi yaitu Admiral Kuznetsov.

MIG LMFS

Beberapa tahun lalu, sempat diberitakan bahwa MiG sedang mengembangkan konsem jet tempur LMFS (Liogkiy Mnogofunktsionalniy Frontovoi Samolyet) yang bermakna Light Multi-Function Frontal Aircraft.

Pesawat ini disiapkan sebagai pesawat tempur siluman generasi kelima buatan MiG dengan koden MiG-XX.

Namun demikian, pengembangan ini diberitakan tidak berlanjut karena berbagai sebab.

Apakah proyek ini yang diam-diam sedang dilanjutkan oleh MiG, ataukah MiG punya rancangan baru yang masih disembunyikan?

Kita nantikan bersama pengembangannya.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *