HAL menerima tawaran Malaysia untuk menyampaikan proposal Tejas

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Hindustan Aeronatics Limited (HAL) menyatakan siap menerima tawaran Malaysia untuk melakukan presentasi mengenai jet tempur Tejas ke Malaysia.

Angkatan Udara Malaysia (TUDM) sebelumnya telah mengirimkan Permintaan untuk Proposal (RfP) kepada HAL dan memberikan tenggat waktu hingga akhir September 2021.

Pejabat HAL yang tidak disebutkan namanya, menyatakan hal itu seperti dikutip Financial Express pada 21 Juli 2021.

Sinyal adanya ketertarikan terhadap HAL Tejas Mk1A dari beberapa negara di Asia, pernah dikatakan oleh Presiden HAL R Madhavan saat pameran kedirgantaraan Aero-India pada awal tahun ini.

Madhavan menerangkan, versi ekspor jet tempur ini akan berbeda dari diperkenalkan untuk Angkatan Udara India (IAF).

India menawarkan harga murah untuk versi ekspor. Namun demikian, akan ada tambahan biaya lain untuk layanan di luar negeri.

TUDM pertama kali menyatakan ketertarikannya pada HAL Tejas LCA (Light Combat Aircraft) pada 2019.

Saat itu Tejas tampil di Pameran Maritim dan Dirgantara Internasional Langkawi (LIMA), di Langkawi, Malaysia.

Malaysia berencana untuk mengakuisisi 36 pesawat pesawat tempur ringan untuk menggantikan armada Hawk 108/208.

Sejumlah pesawat dari negara lain bisa menjadi kompetitor Tejas seperti FA-50 Fighting Eagle dari Korea, M-346FA Master dari Italia, Yak-130 dari Rusia, dan JF-17 dari China-Pakistan.

Saat ini India tengah memproduksi Tejas untuk IAF dan meningkatkan kapasitas produksi di fasilitas HAL Bengaluru dari delapan unit per tahun menjadi 16 unit.

Menurut seorang pejabat senior HAL, “Tingkat produksi untuk kebutuhan IAF yang meningkat ini ditingkatkan oleh HAL dari 8 menjadi 16 pesawat setiap tahun melalui pembuatan fasilitas canggih baru di Bengaluru.”

Lebih dari 200 perusahaan India terlibat dalam program pembuatan Tejas.

Sejumlah pekerjaan baru akan bertambah apabila Malaysia jadi membeli Tejas.

RNS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *